Penyebab Gejala Penyakit Coulrophobia dan Cara Penyembuhan maupun Pencegahannya

Pengertian Coulrophobia
Coulrofobia adalah suatu kondisi yang dimana seseorang telah mengalami rasa takut secara berlebih terhadap badut. Kondisi seperti ini sangat sering dialami oleh usia anak-anak. Walaupun demikian, usia remaja maupun orang dewasa juga bisa mengalaminya.
Orang dengan kondisi masalah coulrofobia bisa memakai metode yang cukup ekstrem dalam kehidupannya untuk bisa menghindari badut. Begitu juga ketika terekspos terhadap situasi yang memicu stres, maka mereka akan segera mencari jalan keluar yang sangat cepat untuk dapat menghindar dari situasi tersebut.


Penyebab Coulrophobia
Penyebab dari masalah coulrofobia masih belum diketahui dengan pasti. Para pakar telah menduga bahwa penyakit coulrofobia bisa muncul akibat kombinasi yang terjadi dari pengalaman traumatis serta pemahaman yang dapat menyebabkan rasa takut secara irasional terhadap badut.
Coulrofobia, walaupun sering kali terinisiasi dari suatu kondisi pengalaman yang negatif. Maka bisa juga dicetuskan oleh pencitraan media secara negatif. Badut adalah tema yang relatif biasanya yang diangkat di film ataupun cerita horor, dan sangat sering dihubungkan dengan faktor menakutkan dari media.
Meskipun banyak anak-anak yang menganggap badut sebagai karakter yang lucu serta sangat menyenangkan, orang dewasa yang sudah menonton film horor dengan tema badut bisa mempunyai perspektif yang sebaliknya.




Gejala Coulrophobia
Orang yang telah mengalami kondisi coulrofobia bisa mengalami serangan panik jika terekspos terhadap situasi yang berhubungan dengan hal yang sangat ditakuti, dalam hal seperti ini yaitu badut. Beberapa gejala yang bisa dialami dapat mencakup:
  • Rasa takut yang berlebih
  • Ansietas
  • Gemetar
  • Sesak napas
Peningkatan frekuensi ataupun denyut pada jantung ataupun irama dari jantung yang tidak reguler


Diagnosis Coulrophobia
Jika tanda maupun gejala dari penyakit coulrofobia mengganggu keseharian, yang sangat disarankan untuk berusaha berkonsultasi dengan dokter dengan cara langsung. Diagnosis dini dari kondisi seperti ini bisa membantu menangani keluhan yang lebih baik.
Diagnosis dari penyakit coulrofobia umumnya dapat ditentukan dari hasil wawancara yang dilakukan secara medis yang mendetail serta dengan melakukan Coulrofobia dapat menyebabkan panik maupun kondisi rasa takut terhadap situasi kondisi yang cukup biasa untuk pemeriksaan fisis yang dilakukan secara langsung.


Penanganan Coulrophobia
Coulrofobia bisa menyebabkan panik maupun kondisi rasa takut terhadap situasi kondisi yang cukup biasa terhadap sebagian besar individu. Meskipun menghindari suatu acara ulang tahun para anak-anak akan menjadi cara yang sangat mudah agar mencegah munculnya rasa takut tersebut. Badut juga bisa dijumpai di berbagai tempat umum.
Jika seseorang ingin mengatasi rasa takut yang telah dicetuskan oleh adanya badut, maka berkonsultasi dengan tim tenaga profesional yang merupakan pilihan penanganan yang sangat tepat.

Penanganan dari penyakit coulrofobia biasanya mencakup terapi desensitisasi ataupun terapi ekspos. Penanganan ini akan dapat membantu orang terhadap coulrofobia untuk menjadi lebih familiar dengan masalah badut secara bertahap.
Orang dengan suatu kelainan coulrofobia akan mengawalinya dengan cara mendiskusikan kondisi rasa takutnya maupun kemungkinan akar penyebabnya. Kemudian berlanjut melihat kondisi foto ataupun video yang dihubungkan dengan badut.

Tujuan akhir dari kondisi seperti ini yaitu supaya orang tersebut merasa sangat nyaman berada di dalam ruangan yang sama dengan adanya badut. Proses seperti ini akan membantu orang dengan masalah coulrofobia untuk dapat menjadi lebih familiar terhadap adanya rasa takutnya maupun kemudian menjadi sudah terbiasa terhadap hal tersebut.

Pencegahan Coulrophobia
Karena penyebab dari masalah coulrofobia sampai saat ini masih belum diketahui dengan pasti, maka belum ditemukan strategi yang diketahui sangat efektif secara sepenuhnya untuk mencegah kondisi seperti ini. Akan tetapi, penanganan yang baik bisa mencegah tanda maupun gejala yang muncul kembali.