Penyebab Gejala Penyakit Cegukan dan Cara Penyembuhan maupun Pencegahannya

Pengertian Cegukan
Cegukan merupakan suatu kontraksi yang terjadi di otot diafragma (yaitu suatu otot pembatas bagian dada dengan perut) dan hal tersebut terjadi secara tiba-tiba tanpa disadari. Ketika kontraksi sedang berlangsung, maka pita suara akan menutup sampai menimbulkan suara cegukan.
Cegukan dapat disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari makan ataupun minum yang terlalu cepat serta kapasitas banyak, atau mengonsumsi minuman beralkohol yang terlalu banyak serta bersoda, mengonsumsi obat-obatan tertentu, merokok, stroke, tumor otak, baru saja menjalani tindakan operasi di bagian perut, serta mengalami kelainan yang dapat mengiritasi saraf terhadap otot diafragma.
Biasanya, cegukan hanya akan berlangsung beberapa detik saja sampai beberapa menit. Akan tetapi apabila Anda sedang mengalami cegukan yang tidak dapat berhenti selama tiga jam ataupun lebih, maka segera lakukan konsultasi ke dokter.




Diagnosis Cegukan
Cegukan bisa didiagnosis hanya lewat wawancara medis serta pemeriksaan secara fisik. Akan tetapi untuk dapat mengetahui penyebabnya, maka perlu dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang yang sangat relevan dengan berbagai hal yang telah dicurigai.
Misalnya, saat seseorang dicurigai sedang menderita cegukan akibat tumor pada otak ataupun stroke, maka dokter bisa melakukan pemeriksaan seperti CT scan terhadap kepala ataupun MRI otak untuk dapat mengkonfirmasi penyebabnya.

Gejala Cegukan
Cegukan sendiri telah merupakan suatu gejala. Ketika cegukan terjadi, maka merasakan suatu kondisi sedikit dorongan serta peningkatan tekanan yang terdapat di dalam bagian dada, rongga perut, maupun keluarnya bunyi ‘hik’.

Pengobatan Cegukan
Anda bisa melakukan beberapa cara yang sangat praktis serta bisa dilakukan sendiri di rumah, misalnya menahan nafas, dan meminum air ataupun dengan berkumur air.

Apabila cegukan masih tidak hilang dalam waktu 48 jam, maka hal tersebut membutuhkan obat untuk dapat membantu dalam mengatasi cegukan. Dokter bisa memberikan banyak jenis obat untuk dapat meredakan cegukan tersebut yang sesuai dengan resep dokter. 
Jika obat tidak bisa membantu (yang dimana jarang terjadi), maka operasi saraf frenikus (yaitu saraf yang mengendalikan otot diafragma) bisa menjadi alternatif terakhir untuk dapat meredakan cegukan yang sedang dialami.


Pencegahan Cegukan
Untuk mencegah terjadinya kondisi cegukan, maka harus dapat menghindari makan maupun minum yang terlalu banyak yang terburu-buru.