Penyakit Auditory Processing Disorder dan Cara Penyembuhannya

Pengertian Auditory Processing Disorder
Auditory Processing Disorder (APD) merupakan suatu jenis gangguan pada pendengaran yang terjadi akibat otak tidak mampu memproses suara secara normal. Gangguan APD bisa terjadi pada semua usia, akan tetapi lebih sering terjadi ketika awalnya berusia anak-anak.
Pada APD, maka penderita akan mengalami suatu kesulitan dalam membedakan kata yang sangat mirip pada volume suara kecil. Akan tetapi, tidak ada masalah ketika memahami artinya.


Penyebab Auditory Processing Disorder
Penyebab Auditory Processing Disorder (APD) hingga saat ini masih belum diketahui pasti. Akan tetapi beberapa faktor seperti ini diduga memiliki hubungan hubungan dengan APD, antara lain yaitu:
  • Adanya riwayat penyakit misalnya infeksi telinga kronis, keracunan timah, meningitis (peradangan selaput otak), ataupun penyakit sistem saraf misalnya seperti multiple sclerosis
  • berat badan saat lahir rendah
  • kelahiran prematur
  • cedera kepala
  • kelainan genetika



Diagnosis Auditory Processing Disorder
Untuk dapat menentukan diagnosis penyakit Auditory Processing Disorder (APD), umumnya dokter akan melakukan beberapa tes pada pendengaran saat terdapat keluhan pada pendengaran. Pemeriksaan umumnya dilakukan saat usia 6–7 tahun supaya sang anak bisa memberikan respons saat tes pendengaran.
Pemeriksaan gangguan APD tidak dapat memakai pemeriksaan tes pendengaran normal. Tes pendengaran normal umumnya dilakukan di ruangan sunyi tanpa terdapat gangguan.

Tes pendengaran untuk gangguan APD yaitu tes yang lebih kompleks. Tes tersebut untuk memeriksa kemampuan mendengar di beberapa tingkatan suara pada latar belakang yang berisik, beberapa orang yang berbicara dengan beberapa logat, perkataan dengan kualitas rendah,  serta orang berbicara cepat.
Tes pendengaran yang kompleks tersebut memeriksa:
  • Kemampuan mendengar percakapan dengan kondisi latar belakang suara yang berisik
  • pengenalan pola suara
  • perkataan dan bahasa
  • kemampuan kognitif

Gejala Auditory Processing Disorder
Gangguan penyakit Auditory Processing Disorder (APD) bukan hanya dengan memberikan gejala pada pendengaran penderita. APD juga bisa mengganggu cara anak dalam berbicara, mengeja, membaca atau menulis.

Gejala yang umumnya muncul seperti:
  • memotong akhir dari suatu kata
  • mencampur kata-kata dengan suara yang sangat mirip
  • sulit mengerti pembicaraan, khususnya di tempat yang sedang berisik atau saat lebih dari satu orang berbicara
  • perlu waktu dalam memberikan respons terhadap suatu pembicaraan
  • sulit berbicara terhadap orang lain
  • sulit membedakan suara kata yang mirip
  • sulit fokus dengan perkataan saat terdapat suara latar yang berisik
  • sulit menentukan arah suara
  • sulit menikmati musik

Pengobatan Auditory Processing Disorder
Hingga saat ini masih belum ditemukan cara untuk mengobati penyakit Auditory Processing Disorder (APD). Akan tetapi, terdapat beberapa cara untuk dapat membantu penderita gangguan penyakit APD, yaitu meliputi:
  • pelatihan pendengaran
  • terapi wicara
  • menggunakan alat modulasi frekuensi
  • membatasi penggunaan elektronik misalnya seperti TV, radio atau yang lainnya

Pencegahan Auditory Processing Disorder
Penyebab pasti dari gangguan penyakit Auditory Processing Disorder (APD) hingga saat ini masih belum diketahui. Hal ini membuat belum ditemukan cara untuk dapat mencegah gangguan APD.