Penyakit Akantonis Nigrikans [Terlengkap]

Pengertian Akantonis Nigrikans
Penyakit Akantosis nigrikans merupakan suatu kondisi kulit saat satu ataupun lebih bagian kulit telah berubah warnanya menjadi gelap serta menebal. Sering kali, bagian area kulit yang terkena penyakit akantosis nigrikans akan terasa bagaikan beludru ketika diraba.
Penyakit Akantosis nigrikans lebih sering dijumpai terhadap mereka yang mempunyai warna kulit yang lebih gelap. Gangguan ini tidak menular. Akan tetapi, kondisi ini membutuhkan evaluasi untuk dapat mengetahui penyebabnya. Ini karena penyakit akantosis nigrikans termasuk ke dalam suatu gejala yang dapat disebabkan oleh adanya penyakit lainnya.


Penyebab Akantonis Nigrikans
Penyebab penyakit akantosis nigrikans belum dapat didefinisikan secara pasti. Terdapat sembilan jenis penyakit akantosis nigrikans yang telah diketahui, yaitu:

  • Obesity associated akantosis nigrikans. Berhubungan dengan kondisi berat badan yang berlebih serta termasuk ke dalam kategori tipe yang sangat umum dari penyakit akantosis nigrikans.
    • Lebih sering dijumpai pada orang dewasa. Biasanya jenis ini memiliki hubungan dengan resistensi insulin. Kondisi ini juga kerap dapat dijadikan penanda terdapat sindrom metabolik untuk pasien anak.

  • Syndromic akantosis nigrikans. Penyakit Akantosis nigrikans yang memiliki kaitan erat dengan berbagai sindroma, seperti akromegali, gigantisme, lupus erythematosus, Prader-Willi syndrome, dan lain-lain.
  • Akral akantosis nigrikans. Biasanya dijumpai pada mereka yang memiliki kulit gelap serta termasuk ke dalam keturunan ras Afrika. Lesi kulit ini sering dijumpai pada punggung tangan maupun bagian kaki, bahkan buku jari.
  • Unilateral akantosis nigrikans. Lesi ditemukan di satu sisi bagian tubuh serta diyakini diturunkan dengan cara autosomal dominan.
  • Generalized akantosis nigrikans. Kondisi ini sangat jarang ditemui serta biasanya terjadi pada anak-anak.
  • Familial akantosis nigrikans. Akantosis ini diturunkan dengan cara autosomal dominan.
  • Drug induced akantosis nigrikans. Jenis yang satu ini termasuk ke dalam kategori yang jarang ditemui. Dapat dipicu karena mengkonsumsi obat misalnya seperti kortikoteroid sistemik, nicotinic acid, insulin, dan diethylstilbestrol.
  • Malignant akantosis nigrikans. Kondisi ini memiliki hubungan dengan ditemukannya kanker atau keganasan. Malignant akantosis nigrikans sangat sering memiliki hubungan dengan adanya adenokarsinoma melalui saluran cerna, serta biasanya adenokarsinoma gaster (jenisnya ganas).
    • Sebaiknya harus selalu waspada jika lesi akantosis nigrikans telah berkembang secara cepat, ditemukan pada area kulit yang tidak umum, dan berukuran luas, serta dapat menimbulkan gejala.
  • Mixed type akantosis nigrikans. Merupakan suatu campuran dari berbagai jenis tersebut di atas.

  • Diagnosis Akantonis Nigrikans
    Untuk menentukan suatu diagnosis akantosis nigrikans, maka perlu dilakukan suatu evaluasi lengkap oleh tim dokter. Evaluasi yang dilakukan melalui:

  • Anamnesis ataupun dengan wawancara medis yang secara detail untuk dapat menggali berbagai informasi seputar riwayat dari penyakit, tanda maupun gejala yang telah dirasakan, dan riwayat keluarga.
  • Pemeriksaan fisik, yaitu dengan cara melihat lesi kulit dengan cara langsung. Biasanya kulit bagian yang telah terserang akan tampak berwarna kehitaman dibandingkan kulit yang ada di sekitarnya serta teksturnya pun lebih tebal.
  • Pemeriksaan penunjang, hal ini dilakukan untuk dapat membantu menentukan penyebab. Misalnya, akan dilakukan suatu pemeriksaan gula darah untuk dapat memastikan kecurigaan ditemukan adanya resistensi insulin.

  • Gejala Akantonis Nigrikans 
    Terdapat beberapa tanda yang dapat dialami oleh penderita penyakit akantosis nigrikans, antara lain:
  • Lesi kulit berwarna kehitaman, hal ini disertai dengan adanya penebalan kulit, serta dapat terasa bagaikan beludru pada perabaan.
  • Sering kali lesi hitam dijumpai di bagian lipatan, misalnya bagian selangkangan, ketiak, serta leher belakang.
  • Terkadang disertai keluhan gatal.
  • Dapat disertai skin tag (sejenis jaringan tumbuh) pada bagian lesi kulit ataupun area sekitar lesi.
  • Akantosis nigrikans yang telah disebabkan oleh keganasan tidak akan berbeda penampilannya dari penyakit akantosis nigrikans karena hal sebab lainnya.


  • Pengobatan Akantonis Nigrikans
    Tidak ada pengobatan secara khusus yang dapat menargetkan penyakit akantosis nigrikans. Pengobatan biasanya ditargetkan untuk dapat menangani latar penyebab penyakit akantosis nigrikans.
    Oleh sebab itu, sangat penting untuk dapat mengetahui penyebab serta menangani penyebab dari penyakit akantosis nigrikans. Misalnya, sering kali kondisi ini yang disebabkan oleh kondisi obesitas serta resitensi insulin. Dengan begitu, penanganannya juga sebaiknya secara penurunan berat badan serta koreksi hiperinsulinemia.

    Beberapa jenis penanganan lain yang telah disarankan oleh tim medis yaitu dengan penggunaan obat topikal misalnya seperti agen keratolitik serta triple-combination depigminating cream (memakai tretinoin, hidrokuinon, serta fluocinolone acetonide) saat kondisi malam hari serta penggunaan tabir surya saat kondisi siang hari.

    Selain itu, untuk beberapa jenis obat minum juga dapat mempunyai manfaat. Misalnya metformin, etretinate, isotretinoin, dan minyak ikan. Untuk dapat mengatasi kulit yang telah menebal, bisa disarankan dengan tindakan dermabrasi serta terapi laser.
    Pencegahan Akantonis Nigrikans
    Belum ada pencegahan yang pasti untuk dapat menghindari penyakit akantosis nigrikans. Salah satu pencegahan yang dapat dikendalikan yaitu dengan cara menjaga berat tubuh supaya tetap normal. Jika ditemukan suatu kondisi kulit yang telah menghitam serta menebal, maka segera cek kondisi kulit ke dokter untuk memperoleh penanganan secara tepat sedini mungkin.