Cara Rahasia Menghadapi Anak Yang Suka Mencari Perhatian

Apakah anda merasa anak anda selalu menangis atau sering berteriak? Kemungkinannya anda anda termasuk ke dalam kategori anak yang butuh perhatian ekstra. Sebagian besar anak sangat mendambakan perhatian saat mereka tidak bisa menghabiskan waktu yang berkualitas dari orangtua terhadap mereka, atau tidak dapat berkomunikasi yang cukup, atau bahkan memperoleh segala bentuk reaksi negatif dari orang tua terhadap mereka. Anak-anak akan cenderung melakukannya karena keberadaan mereka merasa telah diabaikan. Dengan begitu, perilaku mencari perhatian seperti ini bisa menguat seiring dengan berjalannya waktu. Ini merupakan kebutuhan saat ini dalam membantu anak-anak untuk mengatasi perilaku seperti ini.
Anda dapat menyebutnya sebagai masalah dalam suatu perkembangan yang dimana anak-anak umumnya sering melakukannya sebagai cara untuk berkomunikasi dengan cara yang mudah. Sebagai orangtua, anda perlu mempunyai kesabaran yang ekstra serta harus hentikan amarah seperti menjadi kesal ataupun frustrasi. Berikut ini merupakan beberapa tips yang penting bagi anda untuk membantu anak menjadi tenang di lain waktu saat mereka berteriak untuk meminta perhatian.


1. Mengabaikan Perilaku Buruk
Anda merasa mampu mengatasi perilaku negatifnya alih-alih dengan cara memarahinya dengan lebih keras atau dengan cara mengurungnya di dalam suatu ruangan. Cobalah untuk membuat anak anda menjadi lebih memahami akibatnya saat mereka sudah tenang. Akan tetapi, juga tetap selalu berempati terhadap anak.
2. Memberikan Perhatian yang Sehat
Cobalah untuk memberi mereka suatu perhatian yang sehat. Pastikan anda telah menghabiskan waktu berkualitas yang anda miliki bersama anak-anak, seperti membaca, menari dengan mereka, mendengarkan irama musik, bermain game bersama, belajar memasak, serta pergi ke luar ruangan. Pergilah berlibur meskipun singkat bersama mereka. Buat mereka merasa sangat diinginkan.
3. Usahakan Anak Mematuhi Peraturan
Tuliskan hal-hal penting misalnya seperti tidak berteriak, dan tidak melarikan diri ketika orangtua sedang fokus atau tidak ngajak berbicara saat orang tua sedang menelepon, atau bahkan tidak menangis dengan suara keras.

4. Berikan Hadiah Atas Perbuatan Baik
Apabila anak sudah mematuhi ataupun membantu anda dalam melakukan berbagai tugas sehari-hari, maka anda layak memberikan suatu penghargaan kepada anak anda atas perilaku positifnya itu, dan dari suatu reaksi negatif akan menimbulkan perilaku yang negatif. Bicaralah secara positif kepada mereka.
5. Berikan Kebebasan
Daripada memaksakan sesuatu terhadap anak, maka tanyakanlah terlebih  dahulu mengenai kebutuhan mereka. Berusahalah untuk tidak mempertahankan ego anda atau keras kepala terhadap anak-anak. Melakukan hal tersebut dapat membuat anak dapat mengamuk kepada anda. Berikanlah anak waktu serta ruang untuk dirinya sendiri.
Nah, itulah beberapa tips rahasia khusus untuk anda yang dapat membantu anda dalam mengatasi perilaku anak yang mungkin menyukai untuk mencari perhatian terutama saat sedang berada di tamu anda dengan melakukan beberapa perilaku tindakan yang buruk. Ingat ya, pilihlah pola asuh anak yang cara yang tepat, karena hal ini dapat menyangkut masa depan mereka.