Tanda-Tanda Anak Anda Sedang Stres. Inilah Tanda-Tandanya

Masalah kesehatan mental yang terjadi tidak hanya dapat menyerang orang dewasa saja, namun anak-anak pun bisa mengalaminya. Anak-anak yang sedang mengalami masalah terkait kesehatan sedikit tidaknya mempunyai kesamaan gejala, misalnya seperti orang dewasa. Umumnya ditandai dengan menunjukkan karakter emosi yang masih labil dan sikap pribadi yang tidak tenang.
Masalah kesehatan mental terhadap anak bukanlah hal yang harus diabaikan. Menurut data seperti yang telah dilansir di indiatimes.com, di negara India terdapat sekitar 12 persen dari total anak-anak telah menderita masalah dengan kondisi perilaku dan kesehatan mental. Yang paling mengejutkan lagi yaitu sekitar 95 persen dari total mereka tidak memperoleh bantuan karena kurangnya bahan edukasi terkait masalah tersebut.
Di bawah ini terdapat 3 tanda anak yang sedang mengalami stres dan gangguan kesehatan mental.


Mengalami Gangguan Fisik
Anak-anak yang sedang mengalami gangguan kesehatan mental, umumnya juga akan mengalami gangguan fisik. Misalnya otot yang tegang, atau merasakan sakit pada beberapa bagian organ tubuh seperti kepala, ataupun susah tidur dan kecemasan. Kecemasan yang dialami oleh anak-anak juga dapat menyebabkan nyeri pada perut dan nyeri pada bagian kepala yang tidak tertahankan. Gejala seperti ini disebut juga dengan istilah psikosomatis.
Mengalami Ketakutan Berlebih
Rasa takut di dalam diri seseorang ataupun anak-anak merupakan hal yang sangat wajar, akan tetapi apabila telah berlebihan hingga dapat menunjukkan sikap agresif maka hal ini dapat menjadi suatu tanda bahwa anak itu sedang mengalami gangguan mental. Ketakutan berlebih dapat dipicu oleh kondisi cemas yang berlebihan, jijik terhadap sesuatu, merasa malu, atau merasa marah. Anak-anak yang sedang mengalami ketakutan berlebihan pun biasa timbul dari pengalaman traumatisnya di masa lalu, hal seperti ini juga dapat ditandai dengan kondisi gejala anak yang sering mengalami mimpi buruk dan bersikap histeris.
Menjadi Agresif
Anak-anak yang sedang mengalami gangguan mental sering kali menunjukkan perilaku sikap agresif. Sikap agresif ini umumnya akan termanifestasi di dalam sikap arogansi, misalnya seperti tidak ingin menunjukkan kepatuhannya ke orang tua serta bersikap berontak ketika diminta untuk melakukan sesuatu yang tidak disenangi. Jika masih dengan batas normal, maka ini tidak dikatakan dengan gangguan mental. Namun apabila anak telah menunjukkan kondisi sikap agresif yang telah melampaui batas maka telah dapat dipastikan bahwa anak itu sedang mengalami masalah kesehatan mental.
Itulah beberapa gejala ketika anak sedang mengalami masalah dengan kesehatan mental. Apabila telah menemukan beberapa tanda tersebut pada anak, maka alangkah baiknya untuk segera dapat memeriksakan anak tersebut pada tenaga yang profesional seperti psikiater. Hal ini sangat penting supaya anak dapat penanganan yang profesional.