Keistimewaan Hewan Kelelawar [Hewan Paling Unik]

Terdapat beberapa ciri yang khusus mengenai hewan kelelawar yang tak dimiliki pada hewan lainnya. Setiap hewan memiliki ciri khusus untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya yang sesuai dengan kondisi habitatnya masing-masing.

Kelelawar adalah hewan nokturnal yang harus beraktivitas di malam hari dalam mencari mangsanya. Oleh sebab itu kelelawar harus mempunyai kemampuan untuk dapat bertahan hidup di malam hari. Berikut ini adalah ciri khusus yang ada pada kelelawar, yaitu.
Kelelawar memiliki kemampuan ekolokasi
Ciri khusus pada hewan kelelawar yang pertama yaitu memiliki kemampuan ekolokasi. Ekolokasi memiliki fungsi untuk dapat memperkirakan jarak terbang. Ekolokasi adalah suatu kemampuan dalam memperkirakan jarak terbang dengan memakai bunyi pantul ultrasonik. Hewan kelelawar aktif pada malam hari. Matanya sangat kecil serta tidak dapat berkembang dengan baik.
Akan tetapi, kelelawar mempunyai telinga yang ekstra sensitif serta berukuran besar jika dibandingkan dengan kondisi ukuran kepalanya. Satu hal yang unik dari indera telinga kelelawar yaitu kemampuannya untuk menerima getaran gema. Gema adalah suatu bunyi pantul yang terdengar sesudah bunyi asli selesai diucapkan.


Telinga kelelawar dapat menerima getaran ultrasonik dengan tingkat frekuensi yang lebih dari 20.000 Hz, yang sudah dikeluarkan oleh pangkal tenggorokannya. Jika getaran ultrasonik ini dapat menyentuh suatu benda, maka frekuensi gema yang telah ditimbulkan akan dapat diterima oleh telinganya. Gema ini dapat memberikan informasi terkait benda yang sudah ada di hadapannya. Itulah sebabnya hewan kelelawar ini mampu terbang untuk mencari makan pada malam hari tanpa harus menabrak benda yang ada di hadapannya.
Ketika terbang, hewan kelelawar akan mengeluarkan bunyi yang memiliki tingkat frekuensi tinggi yang lebih dari 20.000 Hz yang merupakan bunyi ultrasonik. Bunyi ultrasonik akan menyentuh benda ataupun mangsa yang ada di sekitarnya. Bunyi ini akan dapat dipantulkan kembali dari benda-benda tersebut. Kelelawar akan segera menangkap bunyi pantulan tersebut dari benda atau mangsanya.
Semakin cepat gema dari suara yang diterima oleh hewan kelelawar maka jarak hewan kelelawar dengan benda akan semakin dekat. Apabila gema yang semakin lama diterima oleh hewan kelelawar, maka jarak kelelawar dengan mangsa atau benda tersebut masih jauh. Oleh sebab itu kelelawar mampu memperkirakan jarak terbangnya. Hewan kelelawar mampu mengenali serta membedakan antara mangsa maupun yang bukan mangsa dan benda-benda lain yang ada di sekitar hewan kelelawar.
Kelelawar memiliki sayap yang terbuat dari selaput kulit tipis
Kelelawar yaitu hewan yang satu-satunya termasuk dalam kategori hewan menyusui yang bisa terbang. Kelelawar mempunyai ciri khusus yaitu berupa sayap yang telah terbentuk dari suatu membran ataupun selaput kulit yang sangat tipis pada bagian samping tubuhnya serta berfungsi untuk terbang.
Membran ini akan menghubungkan jari-jari pada bagian tangannya yang panjang sampai ke bagian kaki belakang, bahkan ada hewan kelelawar yang sampai menutupi bagian ekornya. Kelelawar dapat terbang hingga mencapai jarak 60 km dari lokasi tempat dia bertengger menggunakan sayap membrannya. Kebanyakan kelelawar akan membentuk kelompok besar di lokasi tempatnya bertengger.
Kelelawar mempunyai ibu jari
Di siang hari, maka hewan kelelawar umumnya akan berada di sarangnya dengan cara bergelantungan pada dahan ataupun pohon. Kelelawar bisa bergelantungan pada dahan pohon dengan kondisi tubuhnya terbalik memakai ibu jarinya untuk berdiam diri (bergantungan). Ibu jarinya juga dapat dipakai untuk memanjat pohon. Demikian ulasan singkat terkait ciri khusus pada hewan kelelawar, dan semoga hal ini bermanfaat.