Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak. Inilah Trik Solusi Yang Terbaik

Ada masanya anak akan menjadi sangat tantrum ditandai dengan sifatnya yang lebih rewel serta sulit diatur. Bahkan tingkah tantrum dari sang anak tidaklah jarang dapat membuat orangtuanya menjadi kewalahan. 
Perlu diingat bahwa kondisi tantrum pada anak merupakan hal yang normal. Menandakan bahwa mereka sesungguhnya sehat. Umumnya, anak menjadi tantrum saat diingatkan bahwa waktu untuk bermain telah habis atau dengan ajakan orangtua untuk tidur siang. 

Balita mempunyai banyak emosi dan juga energi, seperti halnya orang dewasa yang memerlukan pelepasan yang sehat lewat menangis," ungkap Deena yang merupakan seorang terapis anak melalui Purewow. 
Akan tetapi masalahnya, bagaimana cara mengatasi anak yang bersifat tantrum dengan cara tepat? 


1. Tahap pertama yaitu lihatlah mereka 
Perhatikan anak Anda dengan cara seksama apa yang sesungguhnya diinginkan anak. Dalam konteks bermain, maka mungkin anak Anda memang ingin bermain terus dengan mainannya. 
2. Tahap kedua yaitu pahami perasaannya 
Hati-hati ketika mengungkapkan rasa marah terhadap anak karena dapat menjadi trauma psikis yang akan membekas. Sebagai orangtua, harus dapat memahami bagaimana kondisi perasaannya ketika dimarahi. Sehingga orangtua dapat mengatur tingkat kemarahan anak dan tidak akan menjadi berlebihan. 

3. Tahap ketiga yaitu batasan 
Sebagai orangtua, tegas akan lebih baik daripada marah. Tegaskan pada anak adanya batasan waktu bermain memang telah habis. Mainkanlah peran orangtua sebagai kuasa pemilik aturan yang tegas. 
4. Tahap keempat yaitu alihkan pembicaraan 
Kompromi dengan anak dapat menjadi cara untuk dapat meredakan tantrum anak yang berlebihan. Berikanlah pilihan lain kepada anak agar anak tidak lagi fokus terhadap mainannya. 
Untuk dapat mengendalikan anak yang sedang tantrum hanya perlu ketenangan serta mempertahankan batasan yang konsisten. Sembari orangtua juga memikirkan solusi pilihan lain supaya anak tidak lagi fokus terhadap mainannya.