Passive Income Untuk Kondisi Saat Sekarang Ini. Anda Pilih Yang Mana? Yuk Dicobain...

Saat sekarang ini mungkin saja Anda sedang memiliki rencana untuk dapat menambah penghasilan tambahan. Salah satu pilihan yang harus Anda coba yaitu membangun penghasilan secara pasif (passive income). 
Dengan mempunyai passive income, maka Anda tidak akan lagi bergantung dengan satu sumber dari penghasilan saja. Masih ada beberapa sumber penghasilan yang lain yang dapat Anda andalkan setiap bulannya. Hal ini tentunya sangat penting, khususnya saat Anda sedang menghadapi masa-masa krisis.
Anda jangan khawatir, masih banyak cara untuk memperoleh passive income yang dapat Anda coba. Di artikel halaman ini, akan menjelaskan beberapa contoh di antaranya, yaitu: 
  • Menjual stock photo
  • Mengikuti program afiliasi
  • Membuat eBook
  • Memasang iklan di blog
  • Berinvestasi
  • Menjual karya digital
Dan masih sangat banyak lagi yang tidak dapat dijabarkan! Kita akan membahasnya di bawah ini. Sebelumnya, mari kita ketahui bersama terlebih dahulu apakah itu yang disebut dengan passive income

Apakah Passive Income itu? 
Passive income merupakan sejenis penghasilan yang tidak dapat dihasilkan dengan cara langsung. Dengan kata lain, yaitu Anda akan mendapatkan penghasilan bahkan saat kondisi Anda sedang tidak aktif bekerja.
Lain halnya dengan pengertian active income, yaitu seperti Anda bekerja di kantoran, yaitu Anda bekerja yang membutuhkan waktu maupun tenaga dengan cara langsung untuk memperoleh penghasilan. 

Nah, apakah berarti Anda tidak lagi perlu mengeluarkan tenaga yang sama sekali untuk dapat memperoleh passive income?
Tentu saja tidak, justru Anda akan menemukan beberapa hal yang harus Anda bangun di awal terlebih dahulu sebelum Anda dapat menikmati passive income tersebut. Ini juga akan membutuhkan waktu serta tenaga yang ekstra sangat besar jika dibandingkan dengan bekerja aktif. 

Contohnya, Anda berencana ingin membangun passive income dengan cara membuat online course. Maka Anda tentu harus dapat menghabiskan waktu serta tenaga untuk dapat membuat konten kursusnya. Ketika orang-orang sedang mulai mendaftar, maka barulah Anda dapat menikmati passive incomenya. 
Oleh sebab itu, beberapa faktor penting yang harus Anda punya saat ingin membangun passive income yaitu kesabaran. Terkadang sangat membutuhkan waktu yang cukup lama menunggu untuk memperoleh passive income yang ingin Anda bangun akan segera mengalir. 

Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, maka hasilnya akan dapat terlihat. Anda hanya membutuhkan konsisten waktu untuk membangun fondasi dari passive income-nya. 
Beberapa Langkah Untuk Memperoleh Passive Income Saat Ini 
Terdapat banyak passive income yang dapat Anda coba. Di bawah, kita akan menjelaskan beberapa cara yang efektif untuk dapat membangun penghasilan passive income kondisi saat ini. Mari disimak! 

1. Menjual Stock Photo 
Apakah Anda memiliki handphone smartphone dengan fasilitas kamera yang bagus? Atau Anda memiliki perlengkapan fotografi yang telah lengkap? Jika iya, maka Anda dapat mencoba menjual foto hasil kamera Anda di internet. 
Mungkin Anda pernah berkunjung ke suatu halaman untuk mengunduh foto dari suatu platform, misalnya dari Shutterstock, iStock, atau 500px. Nah, Anda dapat menjual seluruh foto-foto Anda di halaman tersebut.
 
Foto-foto yang ingin Anda tawarkan di halaman tersebut akan dipakai oleh orang-orang pembuat konten yang memerlukan elemen visual tambahan. Oleh sebab itu, pastikanlah untuk foto Anda mempunyai topik yang sangat jelas. Contohnya, perhatikanlah foto berikut: 

Foto di atas pastinya sangat cocok untuk dipakai pada konten yang terkait dengan wisata, Danau Toba, atau jelajah nusantara, Anda juga dapat mengaitkan foto hasil tangkapan kamera Anda dengan beberapa keyword tertentu agar dapat membuatnya semakin relevan dengan suatu topik. 
Jangan lupa pula untuk dapat memeriksa hasil kebijakan platform yang ada di dalam hal pembagian terkait keuntungan maupun prosedur pembayaran. Contohnya, berikut merupakan tabel penghasilan dari per download gambar yang diperoleh di halaman istock: 


2. Mengikuti Program Afiliasi
Afiliasi merupakan salah satu dari ide passive income yang sangat populer. Alasannya cukup sederhana yaitu cara untuk mempraktikkannya sangatlah mudah. 
Anda cukup dengan mengikuti suatu program afiliasi. Nah, program seperti ini mengharuskan diri Anda untuk dapat mempromosikan suatu produk ataupun suatu layanan.
 
Apabila promosi Anda telah berhasil hingga pengunjung berhasil melakukan pembelian melalui jaringan Anda, maka Anda akan memperoleh komisi dari penjualannya.
Cukup mudah, bukan? Namun perlu diingat, Anda harus tetap bersabar hingga seluruh promosi yang telah Anda lakukan berhasil untuk menggaet pembeli. 

Cara promosi yang harus Anda lakukan dapat bisa beraneka ragam. Dimulai dari promosi yang dilakukan via website, atau akun sosial media Anda, hingga lewat email. Pilih platform yang di mana Anda dapat mengakses basis para konsumen dengan potensial yang cukup luas. 
Salah satu bisnis yang telah menyediakan program afiliasi yaitu PopAds. Jika Anda telah mengikuti programnya dan Anda berhasil memperoleh member di jaringan Anda, maka Anda akan memperoleh komisi dari jaringan Anda! 
Tertarik untuk mendapatkan penghasilan passive income dari suatu program afiliasi PopAds? silahkan klik iklan di bawah! 

PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

3. Membuat Ebook 
Hobi menulis dapat Anda jadikan sebagai penghasilan passive income juga, ya! Jika Anda dapat menulis mengenai segala sesuatu, apakah itu bentuk fiksi maupun cerita non fiksi. Lalu Anda mampu mengemasnya dengan cara yang menarik ke dalam bentuk eBook. 
Sebelum membuat eBook, maka Anda harus mengetahui terlebih dulu tentang apa saja yang ingin Anda raih. Apakah Anda akan membahas tentang suatu topik dengan cara yang mendalam? Topik memecahkan masalah? Atau hanya sekedar menghibur para pembaca?
 
Apa pun tujuannya, maka pastikanlah Anda dapat menjawab segala ekspektasi para pembaca. Inilah alasan mengapa Anda juga harus mengetahui siapa saja target para pembaca Anda serta apa saja yang dapat Anda lakukan untuk dapat membuat para calon pembeli tertarik terhadap eBook-nya. 
Setelah eBook-nya selesai, maka tentunya Anda harus segera mempublikasikannya, bukan? Terdapat dua langkah yang dapat Anda coba:
  • Mengirimkannya ke halaman platform penerbit. Seperti halaman Amazon Kindle Direct Publishing (KDP) atau NulisBuku.
  • Menerbitkannya di halaman platform sendiri. Contohnya, dapat menjual eBook tersebut di halaman website WordPress milik Anda sendiri dengan menggunakan plugin misalnya seperti Sell Digital Downloads.

Jangan lupa untuk terus mempromosikan eBook milik Anda di berbagai halaman platform. Baik itu website, atau akun media sosial, atau juga lewat email. 
4. Monetisasi YouTube
Memperoleh passive income lewat platform YouTube? Mungkin Anda perlu berpikir itu hanya dapat diraih oleh para channel yang memiliki jumlah subscribernya telah banyak. Perlu diketahui bahwa Anda juga dapat meraup uang dari halaman tersebut, jika Anda niat memulai dan konsisten.

Hal pertama yang harus Anda lakukan yaitu menentukan tema dari channel Anda. Kenali siapa saja target untuk penonton Anda, kemudian buat sejumlah video yang sangat sesuai dengan minat mereka.
Nah, untuk dapat memperoleh penghasilan dari halaman YouTube, maka Anda harus melakukan pendaftaran ke YouTube AdSense. Untuk dapat bergabung, maka Anda harus memenuhi beberapa kriteria persyaratan dari YouTube Partner Program,diantaranya yaitu: 
  • Mengikuti kebijakan monetisasi YouTube.
  • Tinggal di wilayah ataupun di bagian negara yang telah terhubung dengan syarat YouTube Partner Program.
  • Memiliki akun Google AdSense.
  • Memiliki minimum 1000 subscriber.
  • Video-video yang Anda miliki telah ditonton selama minimum 4000 jam tayang dalam 12 bulan terakhir.
Jika semua persyaratannya telah Anda penuhi, maka Anda dapat memulai untuk mengumpulkan pundi-pundi dari penghasilan video Youtube milik Anda. Tapi, apa sajakah sumber penghasilan dari Youtube? Berikut ini diantaranya, yaitu: 
  • Keuntungan iklan yaitu Anda akan memperoleh keuntungan dari setiap penonton yang melakukan klik iklan yang muncul di video Anda, atau dengan menonton iklan yang ada di video Anda hingga habis.
  • YouTube Premium yaitu program yang memungkinkan para penonton untuk dapat menikmati video konten Anda tanpa iklan. Tapi, mereka (penonton) harus membayar biaya untuk berlangganan per bulan agar dapat mengaksesnya.
  • Penjualan Merchandise yaitu jika Anda telah mempunyai basis penonton yang sangat loyal, Anda dapat menjual berbagai jenis merchandise terkait channel Anda. Contohnya saja seperti stiker, kaos, dan sejenisnya.
Seiring dengan berjalannnya waktu, maka Anda tentu membutuhkan untuk dapat mengembangkan channel milik Anda juga, bukan? Untuk itu, maka Anda harus segera belajar memakai YouTube Analytics. Dengan alat ini, maka Anda dapat menganalisa perkembangan channel Anda, dan karakteristik dari para penonton, dan juga memantau total dari penghasilan yang Anda peroleh dari YouTube. 

5. Memasang Iklan di Blog 
Tahukah Anda, bahwa Anda juga dapat memperoleh penghasilan sampingan dari setiap postingan yang ada di blog Anda? 
Mungkin Anda telah mengetahui atau mungkin pernah mendengar terkait cara seperti ini. Ya, Anda cukup menampilkan iklan di setiap postingan blog. Hal seperti ini dapat Anda lakukan dari iklan Google AdSense dan  menghubungkannya ke blog Anda. 

Anda akan memperoleh keuntungan di setiap kali para pengunjung melakukan klik iklan yang ada di postingan Anda. 

Setelah akun Google AdSense yang Anda miliki aktif, maka terdapat dua cara yang dapat Anda pilih untuk menampilkan beberapa iklan di dalam postingan: 
  • Auto Ads yaitu iklan yang sesuai dengan namanya. Google dengan cara otomatis akan memilihkan jenis tipe iklan yang sangat cocok dengan seluruh postingan blog Anda. Ini merupakan opsi yang sangat sesuai jika Anda ingin memasang iklannya dengan cara yang cepat dan mudah.
  • Ad Units yaitu iklan yang dapat Anda tentukan sendiri tipenya, ukurannya dan juga posisi iklan yang ada di dalam postingan blog Anda. Tidak usah khawatir, perusahaan Google telah membuatkan panduan yang lengkap dalam langkah-langkah menampilkan iklan.
Walau terdengar sangat sederhana, Anda juga akan memperoleh passive income dari postingan blog yang membutuhkan kesabaran ekstra. Anda perlu menghasilkan suatu konten berkualitas dengan cara yang konsisten agar dapat menarik minat para pembaca yang loyal. Jumlah traffic yang sangat besar akan dapat menambah kemungkinan untuk iklannya agar diklik. 

6. Membuat Online Course
Apakah Anda memiliki keahlian khusus? Jika ada, maka Anda dapat mencoba untuk membuka kursus online. Dengan demikian, Anda bisa membagikan ilmu Anda sembari memperoleh penghasilan. 

Tapi, bukankah telah banyak orang membagikan untuk ilmunya dengan cara gratis di halaman YouTube? Nah, disinilah Anda dapat mencari celah agar membuat kursus online yang Anda kelola lebih menarik. 
Salah satu langkahnya yaitu dengan membahas terkait topik dengan cara yang lebih mendalam, dan memberi trik rahasia khusus yang tidak akan diajarkan di berbagai kursus online lainnya, atau telah menjanjikan output yang sangat jelas. 

Contohnya seperti ini: 
Jangan lupa Anda membuat materinya yang lebih mudah untuk dipraktikkan. Contohnya dengan cara melakukan studi kasus serta tidak terlalu fokus dengan teori. 
Apakah Anda tertarik? Anda dapat memulai untuk membuat kursus online lewat platform seperti Udemy ataupun lewat Teachable. Pilihan lainnya adalah untuk membangun kursus Anda dengan memakai sistem manajemen pembelajaran misalnya seperti Moodle. 
7. Berinvestasi 
Ketika Anda mendengar kata investasi, bisa jadi Anda langsung segera membayangkan investor yang terkenal seperti Warren Buffet. Atau mungkin juga Anda malah langsung membayangkan berbagai istilah investasi yang sering terdengar njelimet, misalnya seperti cut loss, capital gain, ataupun saham blue chip.

Walau terdengar sangat ribet, namun investasi adalah salah satu dari pilihan populer untuk dapat memperoleh passive income. Terlebih lagi, kondisi ini berinvestasi bukanlah lagi suatu hal yang sulit. Contohnya, Anda dapat memulai berinvestasi jenis reksadana di Bukalapak atau Tokopedia yang dimulai dari nilai Rp10.000 lho! 
Nah, untuk Anda yang belum familiar dengan berbagai jenis investasi, di bawah ini merupakan sebagian diantara jenis investasi dan pengertiannya: 
  • Deposito yaitu Anda melakukan penyimpanan uang Anda di bank selama jangka waktu tertentu. Dan keuntungannya yang berasal dari bunga.
  • Emas yaitu Investasi emas yang mengandalkan perubahan dari harga beli dengan harga jual emas. Keuntungannya yang diperoleh apabila Anda membeli emas saat harga masih rendah kemudian menjualnya ketika harganya telah lebih tinggi atau selisih harga jual belinya.
  • Reksadana yaitu Anda melakukan investasi sejumlah uang untuk dapat dikelola oleh pihak Manajer Investasi (MI). Nanti dana Anda akan dialokasikan oleh pihak MI ke berbagai pos, misalnya seperti pasar uang atau juga pasar saham. Pihak MI akan memperoleh komisi juga dari keuntungan yang diperoleh Anda.
  • Saham yaitu Anda membeli saham pada suatu perusahaan di pasar modal. Keuntungannya dapat diperoleh dari dividen ataupun nilai tukar saham Anda (capital gain). Pastikan Anda telah mempunyai wawasan yang cukup mumpuni sebelum Anda melakukan investasi saham.
  • Peer-To-Peer Lending yaitu investasi yang berbentuk pinjaman yang melalui suatu platform. Beberapa contoh dari platform P2P lending yang sering didengar atau cukup populer di Indonesia yaitu Investree dan Amartha.
Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan investasi, maka pastikanlah Anda telah mempertimbangkannya dengan cara yang matang. Siapkanlah dana darurat serta jangan hanya berupaya mengandalkan satu jenis platform saja. Sehingga, Anda akan dapat meminimalisir dari potensi kerugian besar. 

8. Menjual Karya Seni Digital 
Apakah Anda memiliki hobi dalam membuat karya seni bentuk digital misalnya seperti banner, logo, atau undangan? Nah, Anda juga dapat menjualnya di internet lho! Cukup simpan karya Anda di lokasi platform atau di halaman karya seni, dan kemudian biarkanlah untuk passive income Anda mengalir. 

Sebelum Anda menentukan karya apa saja yang ingin Anda jual, maka pastikanlah Anda telah mengetahui siapa saja target pasar Anda. Contohnya, Anda dapat menargetkan kepada perusahaan baru yang membutuhkan logo yang ingin Anda buat.
Ingatlah, karya seni Anda sangatlah bergantung pada orisinalitas. Pastikan karya seni Anda tersebut memiliki keunikan yang berbeda atau tersendiri. 

Jika Anda telah mengetahui karya seni yang hendak Anda pasarkan, maka Anda jual ke platform, misalnya seperti Etsy ataupun Creative Market. Anda juga dapat menjualnya melalui platform milik Anda sendiri, misalnya seperti website ataupun akun media sosial.

Jangan lupa pula untuk mempromosikan hasil karya seni Anda. Contohnya, Anda dapat melakukannya di halaman platform yang berbasis calon pelanggan cukup luas misalnya seperti media sosial. Untuk itu, Anda juga perlu belajar terkait social media marketing. 
9. Menyewakan Properti 
Apakah Anda mempunyai rumah, unit apartemen, atau juga bangunan yang tidak terpakai? Jika iya, maka Anda dapat memanfaatkannya menjadi sumber penghasilan passive income lho! 

Contohnya, Anda dapat bayangkan besar pendapatan pasif yang diperoleh oleh pemilik kost. apabila terdapat kost yang berisi 10 kamar, dan di setiap kamar seharga Rp750.000/bulan, maka si pemilik kost dapat menikmati penghasilan yang kotor mencapai Rp7.500.000 per bulan! 
Sama seperti beberapa tips sebelumnya, Anda pun harus mempertimbangkan target pasar Anda. Contohnya, kontrakan Anda yang memiliki target pasangan suami istri yang telah bekerja di pinggiran kota. Ataupun kost-kostan Anda yang menargetkan para mahasiswa dan pekerja kantoran. 
Pastikan juga untuk properti yang Anda berikan memiliki rasa aman dan layak untuk dihuni. 

Anda dapat memasarkan properti Anda tersebut lewat berbagai macam platform sewa properti online. Misalnya seperti rumah123, Lamudi, dan Mamikos. Anda juga dapat mencoba memasarkannya lewat media sosial. Untuk harganya, maka pertimbangkanlah fasilitas yang ada pada properti Anda, serta lokasinya. 

10. Membuat Website Membership 
Cara ini merupakan cara alternatif lain untuk memperoleh passive income dari halaman website. Anda dapat menawarkan konten premium Anda pada para pengunjung. Dan untuk dapat mengaksesnya, mereka yang harus berlangganan. 
Nah, untuk konten premium yang Anda tawarkan dapat beraneka ragammacam. Mulai dari jenis artikel hingga karya digital. Contohnya seperti Sugeng.id yang menawarkan berbagai jenis template Blogspot. Untuk member websitenya dapat melakukan pembelian template premium yang telah ditawarkan dan mendapat support gratis. 
Contoh lainnya yaitu website Lisa Glanz yang telah menjual berbagai jenis karya digital. Websitenya juga telah menawarkan akses jenis karya digital gratis yang hanya dapat diakses oleh member website. 
Jika Anda ingin memberikan fitur premium membership di website WordPress Anda, maka pakailah plugin misalnya seperti Memberpress ataupun plugin Ultimate Member. 
11. Memulai Bisnis Dropshipping 
Dropshipping merupakan salah satu cara untuk mencari uang di dunia internet yang cukup populer. Karena, dengan metode ini akan memungkinkan Anda untuk dapat berjualan tanpa mempunyai stok produk. 

Cara kerjanya sangat sederhana yaitu Anda cukup mencari calon supplier suatu produk di laman internet. Lalu pasarkanlah produk tersebut di halaman website Anda atau di halaman marketplace secara online atau Whatsapp. Setelah itu, jika ada yang membeli produk tersebut, maka Anda tinggal order suatu produk tersebut untuk segera dikirimkan kepada si pembeli. Mudah, kan? 

Dengan begitu, maka Anda tidak lagi perlu untuk mengeluarkan biaya inventory sama sekali. Bahkan Anda dapat memulai bisnis seperti ini tanpa modal! Anda hanya membutuhkan supplier dan platform untuk dapat memasarkan produknya. 
Nah, Dropshipping adalah salah satu alternatif sumber passive income yang sangat menarik. Terutama apabila bisnis Anda dapat membuat alur transaksinya secara otomatis. Mulai dari sistem restock, order, sampai request untuk pengiriman barang. 

Apabila Anda ingin mencoba untuk mulai bisnis dropshipping di halaman website WordPress Anda, maka gunakanlah plugin, misalnya seperti WooCommerce agar dapat membangun toko online. 

Dari beberapa pembahasan di atas, manakah ide untuk memperoleh Passive Income yang sangat sesuai untuk Anda? Apabila Anda sedang mencari suatu sumber penghasilan tambahan, maka passive income lah jawabannya. Terdapat begitu banyak bahan ide dapat Anda coba. Di artikel ini, telah dijelaskan cara untuk memperoleh passive income. Mulai dari menjual kamera di stock photo hingga sistem dropshipping.
Semoga artikel di halaman ini mampu membantu Anda untuk menambah penghasilan. Selamat mencoba!