Cara Mudah Membuat Portofolio Profesional dan Ideal

Di dalam dunia profesional, merupakan salah satu dari syarat administrasi yang umum diminta oleh perusahaan ketika proses rekrutmen sedang berlangsung yaitu portofolio. Portofolio sangat sering dianggap orang-orang sebagai dokumen atau berkas yang serupa dengan riwayat hidup ataupun curriculum vitae (CV) yang sebenarnya kedua hal tersebut berbeda.
Perbedaannya yaitu terletak pada bagian isi yang telah dicantumkan di tiap-tiap dokumen. CV umumnya berisikan tentang data-data diri, yang dimulai dari daftar riwayat sekolah hingga pengalaman kerja. Sedangkan untuk portofolio cenderung lebih berfokus terhadap hasil-hasil kerja yang pernah Anda lakukan sebelumnya sampai yang ada pada portofolio itu bukanlah data dari diri Anda lagi, melainkan dengan karya ataupun pekerjaan apa saja yang pernah Anda lakukan di beberapa perusahaan sebelumnya. 
Mulai dari perbedaan tersebut, Anda memperoleh informasi terkait isi dari portofolio yang sebenarnya sangat penting serta akan menentukan terkait keberhasilan lamaran Anda. Pihak yang melakukan rekrutmen nantinya dapat memberikan penilaian dan pertimbangan lewat hasil karya ataupun kerja Anda sebelumnya yang telah dicantumkan di portofolio. 
Nah, maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui cara untuk membuat maupun menyusun portofolio. Untuk itu, kali ini kita akan mengulas cara untuk membuat portofolio yang profesional dan ideal. Simak ulasan selengkapnya di halaman bawah ini. 

Melampirkan CV ataupun Membuat Resume dengan Format yang Menarik 
Cara membuat portofolio yang pertama yaitu menyiapkan CV ataupun resume dengan format yang sangat menarik untuk dapat dilampirkan di portofolio. Jelas hal ini akan menjadi pembeda utama antara CV dengan portofolio. Anda dapat melampirkannya CV Anda secara langsung ataupun dengan merubahnya pada bentuk resume dengan format yang tentunya lebih menarik. 
Apabila Anda ingin mengubah portofolio menjadi resume serta membuatnya akan tampak lebih menarik, Anda dapat memakai aplikasi-aplikasi edit yang terdapat di internet. Salah satu jenis aplikasi yang banyak dipakai dalam mengedit resume yaitu Canva. Pada aplikasi Canva, maka Anda dapat melihat aneka jenis desain resume yang bisa Anda jadikan contoh maupun sebagai referensi untuk digunakan. 
Mendeskripsikan Tujuan dan Capaian 
Berikutnya, cara kedua untuk dapat membuat portofolio yang profesional dan ideal yaitu dengan mendeskripsikan tujuan serta capaian Anda di dalam hidup. Tujuan maupun capaian ini tentunya berisi keinginan utama Anda untuk memperoleh pekerjaan tersebut, dapat juga visi misi hidup. Sedangkan capaian maksudnya yaitu hal atau kah prestasi apa saja yang ada di dalam pekerjaan Anda sebelumnya yang telah pernah Anda raih. 
Untuk tujuan, Anda perlu menyebutkannya di dalam dua bagian. Tujuan pertama yaitu tujuan untuk jangka pendek sedangkan yang kedua yaitu tujuan jangka panjang. Melalui pemaparan pada tujuan tersebut, maka pihak rekrutmen pada perusahaan akan mengetahui apa yang menjadi memotivasi Anda untuk melamar pada sebuah pekerjaan tersebut. 


Mendeskripsikan Pengalaman
Selanjutnya, bagian mana saja yang tidak boleh terlewatkan ketika membuat portofolio yaitu mendeskripsikan pengalaman. Bagian ini merupakan bagian yang sangat penting dari portfolio yaitu, pengalaman profesional dan keterampilan serta kemampuan yang Anda miliki. Tambahkan dan jelaskanlah sepenuhnya kemampuan Anda untuk bekerja terhadap suatu pekerjaan. 
Apabila perlu, buatlah daftar keterampilan yang profesional serta pengalaman kerja yang pernah Anda lakukan sebelumnya. Hal ini akan memberikan pengetahuan maupun informasi bahwa Anda berkontribusi secara formal maupun informal terhadap kemampuan Anda untuk bekerja. 

Melampirkan Hasil Karya Pekerjaan
Cara membuat portofolio yang keempat yaitu dengan cara melampirkan hasil karya ataupun hasil pekerjaan yang pernah Anda buat pada pekerjaan Anda sebelumnya. Anda dapat memformatnya di dalam satu file ataupun dokumen yang dapat dicetak. Contoh dari hasil karya misalnya seperti, artikel, foto, poster, logo, desain gambar, dan masih banyak lagi. 
Susun hasil karya Anda dengan format yang unik, rapi, serta menarik sehingga untuk pihak rekrutmen akan merasa terkesan dengan perolehan atau hasil kerja yang pernah Anda buat. Pastinya saat mereka terkesan maka peluang Anda untuk diterima bekerja tentunya juga semakin besar. 

Melampirkan Piagam Sertifikasi Pelatihan atau Sertifikat Penghargaan 
Terakhir, langkah untuk membuat portofolio ideal yaitu dengan cara melampirkan sertifikat penghargaan ataupun piagam sertifikasi pelatihan. Sertifikat penghargaan yang maksud adalah sertifikat dari hasil pencapaian ataupun prestasi Anda, umumnya saat Anda memenangkan lomba. Sedangkan piagam sertifikasi pelatihan yaitu suatu dokumen yang membuktikan bahwa Anda pernah mempunyai pengalaman pelatihan secara profesional. 
Dapat dikatakan bahwa kedua dokumen tersebut adalah dokumen pendukung untuk menjadi nilai tambah ketika proses penilaian atau pertimbangan untuk masuk ke sebuah perusahaan. Pastinya pada setiap perusahaan menginginkan pribadi karyawan yang memiliki bakat dan mempunyai prestasi yang dapat dibanggakan.