Makanan dan Minuman Ini Kurang Baik Buat Janin Dalam Kandungan

Bagi yang sedang mengalami masa kehamilan, tentunya akan selalu mencari tahu terkait makanan khusus ibu hamil apa sajakah yang baik dikonsumsi untuk membantu tumbuh kembang sang janin. Apalagi bagi mereka yang baru saja pertama kali merasakan kondisi mengandung, tentu saja hal ini akan dilakukan. Akan tetapi, seringkali ibu hamil hanya mencari jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi saja dan tidak segera mencari tahu sesungguhnya makanan apa sajakah yang kurang baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Yuk, mari cari tahu supaya perkembangan janin dapat terjaga dengan baik.
1. Susu ataupun jus yang belum diolah atau yang masih mentah
Jika untuk kesehatan ibu selain kondisi masa kehamilan, maka kedua minuman ini memang mempunyai manfaat yang begitu baik, terutama vitamin-vitamin yang berasa dari susu atau buah yang utuh serta semua dapat terserap baik oleh tubuh. Akan tetapi, untuk ibu yang sedang masa kondisi hamil, maka meminum susu atau juga meminum jus yang masih belum terolah dengan cara yang baik atau juga masih dengan keadaan mentah akan mengakibatkan kondisi janin terinfeksi oleh bakteri yang jahat. Jadi, pastikanlah jenis buah-buahan maupun susu semua telah diproses dengan steril, ya guys!
2. Minuman yang berenergi atau kopi yang terlalu banyak
Di masa kehamilan ibu, mungkin ibu hamil merasa kondisi tubuhnya lebih lemas, dan kurang bertenaga, atau lain sebagainya. Hal ini dapat ditanggulangi dengan solusi berolahraga ringan atau dengan memakan buah-buahan yang sehat misalnya seperti apel, pepaya, maupun yang lainnya. Jangan sampai sang ibu hamil mengkonsumsi minuman yang bernergi ataupun meminum kopi dengan cara yang berlebihan. Hal ini karena untuk irama jantung kondisinya menjadi tidak beraturan dan juga membahayakan kehamilan.
3. Seafood yang memiliki banyak kandungan merkuri
Makanan laut misalnya seperti salmon memang termasuk jenis makanan ibu hamil yang sangat baik serta mempunyai gizi lengkap. Akan tetapi, ternyata tidak seluruh makanan laut baik, ya! Terdapat beberapa diantaranya yaitu seperti kerang hijau, ikan sarden, yang dikatakan memiliki kandungan banyak merkuri. Zat merkuri ini sangat rentan untuk kondisi janin, hal ini karena dapat memberikan efek yang buruk terhadap perkembangan otak anak. Jadi, wajib dapat menghindari berbagai jenis seafood yang memiliki kandungan banyak merkuri, ya guys.


4. Salad yang baru keluar dari kulkas
Benar, memang salad memiliki kandungan sayur mayur serta sangat menyehatkan untuk tubuh. Ada salad yang memiliki kandungan lengkap serta daging misalnya seperti ayam, ham ataupun lainnya. Akan tetapi, salad yang baru saja keluar dari lemari es ini kurang baik. Hal ini karena masih banyak bakteri yang ada di dalamnya. Kalau ingin mengonsumsi salad, maka pastikanlah telah dimasak terlebih dahulu, ya bossku!
5. Makanan yang memiliki kadar lemak tinggi
Aneka makanan misalnya seperti margarin, deep fried, maupun aneka makanan lainnya yang memiliki kandungan kadar lemak jenuh yang tinggi ini tidaklah baik, hal ini karena lemak dapat menyumbat saluran udara dan makanan ke janin, ya bossku. Selain itu juga kondisi berat badan janin dapat juga terlalu berat serta kondisinya menjadi kurang sehat. Kolesterol dari berbagai jenis makanan ini juga sangat tinggi, serta tidak baik untuk kondisi kesehatan ibu hamil sendiri ya bossku.
6. Aneka makanan yang masih mentah, misalnya seperti sashimi ataupun daging yang setengah matang lainnya
Lagi-lagi, terdapat banyak bakteri, misalnya seperti salah satunya yaitu salmonella yang dapat menyerang janin jika ibu hamil menyantap jenis makanan mentah.  Jadi, segala makanan yang akan disantap saat masa kondisi kehamilan, maka wajib telah matang dengan cara yang baik untuk dapat memastikan tidak terdapat bakteri yang tertinggal didalamnya.
Wah, ternyata sangat banyak juga jenis makanan ataupun jenis minuman yang harus dapat dihindari oleh ibu hamil. Padahal, banyak juga diantara jenis daftar makanan di atas yang kelihatannya sehat, ya bossku. Makanan untuk ibu hamil memanglah harus telah dipilih dengan baik, hal ini karena terdapat kaitan dengan kondisi tumbuh kembang sang buah hati ibu di masa depan. Jadi, selalulah melakukan pilihan yang terbaik yang dimulai dari kondisi awal kehamilan sampai anak menjadi tumbuh dewasa ya, bossku.