Solusi Perbaikan Ban Kendaraan Akibat Suara Yang Dihasilkannya Cukup Kuat Dari Kabin Mobil

Mungkin terasa kaget ketika sedang mendengar suara gemuruh saat kita sedang mengendarai mobil yang sedang melaju kencang. Suara gemuruh itu menjadi lebih terdengar pada bagian kabin ketika Anda telah melewati jalanan beton. Tidak hanya akan dapat membuat kenyamanan menjadi terasa hilang, namun juga dapat berimbas buruk untuk keselamatan Anda. Alasannya adalah suara gemuruh itu ditimbulkan dari ban yang salah satunya yaitu dikarenakan permukaan pada ban mobil tersebut yang tidak rata.
Seperti dikutip lewat halaman Auto2000, pada bagian permukaan ban mobil yang telah mengalami kondisi tidak rata yang diakibatkan oleh keausan ban. Jenis keausan itu yang terjadi pada bagian permukaan ban tentunya akan berbeda-beda pula. Berikut ini berbagai penyebab dari permukan ban mobil menjadi tidak rata :


1. Keausan ban yang terjadi pada bagian tengah
Apabila ban mobil telah menjadi aus akan tetapi hanya di bagian tengahnya saja, maka untuk hal tersebut dapat ditandakan dengan kondisi tekanan angin ban itu terlalu tinggi. Sehingga di bagian sisi tengah ban tersebut akan terasa lebih menonjol dikarenakan memang seharusnya di bagian tengah ban itu telah dirancang yang lebih tinggi. Sehingga hanya pada bagian sisi tengah ban itu yang selalu bergesekan ke permukaan jalan, untuk hal inilah yang dapat membuat pada sisi bagian tengah ban itu menjadi lebih cepat aus.
2. Keausan ban yang terjadi di samping luar ataupun bagian dalam
Kebalikan dari penyebab pertama tersebut. Apabila kondisi tekanan angin berlebih, maka yang terjadi pada bagian tengah terasa lebih menonjol akan tetapi jika tekanan angin ban tersebut kurang dari standar, maka untuk ban menjadi kempes. Saat kondisi ban kempes, maka pada permukaan lebar ban menjadi berukuran lebih lebih besar dikarenakan pada bagian samping ban dapat menjadi bagian titik tumpu dari kendaraan. Dengan bahasa lain, saat ban itu kempes, di bagian samping ban kendaraan tersebut yang mengalami gesekan ke aspal sehingga akan terjadi keausan pada ban di bagian samping ban yang akan menjadi lebih cepat.
3. Keausan ban yang terjadi di bagian luar saja
Bagaimana kalau hanya di bagian luar ban saja kendaraan yang dapat mengalami keausan? Hal ini untuk posisi ban yang tidak mengalami kondisi segaris lurus dengan bagian permukaan jalan. Dengan istilah, sisi pada bagian atas ban menjadi lebih keluar ketimbang pada bagian sisi bawah ban. Kondisi ini dapat dikenal dengan istilah positive camber. Solusinya adalah ban tersebut harus melakukan standarisasi kembali terkait di bagian kaki-kaki kendaraan mobil.

4. Keausan ban yang terjadi di bagian dalam saja
Sementara apabila ban yang ada dibagian dalam saja yang dapat mengalami keausan, maka kondisi hal ini dapat dikenal dengan nama negative camber yang sangat besar. Negative camber yaitu suatu kondisi pada bagian sisi pada bagian bawah ban menjadi lebih keluar apabila dibandingkan dengan bagian sisi di atas ban.
Solusi untuk kondisi ini, adalah dengan cara memperhatikan kondisi pada shock absorber, bushing, serta spring jika telah lemah, maka harus segera diganti. Selain itu juga perlunya untuk terus memperhatikan barang bawaan ataupun beban yang sedang diangkut oleh kendaraan tersebut, pastikanlah agar beban tersebut tidaklah berlebihan.

5. Keausan ban yang dapat terjadi dengan tidak beraturan ataupun acak (tidak merata)
Kadang-kadang, ditemukan suatu kondisi yang permukaan ban tersebut menjadi aus dan tidak terjadi secara merata. Selain itu, di permukaan ban pun akan cenderung mengalami berbulu misalnya seperti halnya akibat gesekan. Ternyata, hal seperti ini dapat disebabkan oleh sudut toe yang untuk posisinya berada tidak tepat. Untuk sudut toe yang merupakan posisi roda dimana di sisi depan roda maupun pada bagian sisi belakang untuk roda telah mengalami tidak lurus. Jika dibagian sisi depan roda dapat mengalami kondisi yang lebih keluar, maka kondisi itu dinamakan dengan “toe out”, sementara jika pada bagian sisi belakang roda telah mengalami kondisi yang lebih keluar dikenal dengan “toe in”. Untuk dapat mengatasi masalah ini maka seharusnya melakukan balancing pada roda maupun spooring.
Pastikanlah untuk kondisi ban kendaraan Anda selalu sehat saat sebelum berkendara, khususnya tujuan perjalanan jauh, ataupun mendahului kendaraan lainnya saat sedang berada di jalan, atau ketika tanjakan, ataupun tikungan, bahkan kondisi jalan turunan. Kondisi seperti ini sangat wajib diperhatikan untuk tujuan kesalamatan yang berada di dalam kendaraan tersebut.