Pilihan Strategi Terbaik Untuk Trading Forex. Khusus Pemula Harap Baca...!!

Pilih Strategi Trading Forex Anda
Untuk dapat meraih profit yang konsisten, maka seorang trader wajib untuk mempunyai strategi trading. Menurut Rayner Teo, terdapat 4 jenis dari strategi trading yang terbaik dipakai oleh para trader kelas dunia. Berikut ini penjelasannya.
A. Position Trading
Strategi ini memakai sistem trading dengan jangka panjang, yang dimulai dari jangka waktu untuk beberapa minggu sampai beberapa bulan. Umumnya, para trader yang memakai strategi ini beranggapan trading forex sebagai produk investasi. Mereka juga umumnya memakai trend following untuk dapat menentukan keputusannya yaitu trading dengan cara mengikuti arah pergerakan tren.
B. Swing Trading
Strategi Swing Trading umumnya memiliki jangka waktu 1 hari hingga 1 minggu. Posisi open buy maupun open sell umumnya ditempatkan di titik-titik pembalikan harga, yaitu buy di titik support, sell di titik resistance, Trade Bouncing, serta Trade Pullback. Indikator yang umumnya dipakai pada sistem trading ini yaitu indicator Moving Average (MA).
C. Intraday (Day Trading)
Stategi ini digunakan dengan melakukan open posisi maupun close posisi dengan hari yang sama. Posisi entry maupun exit yang dilakukan pada hari yang sama akan menyebabkan profit maupun loss juga dapat diketahui pada hari yang sama. Timeframe yang umumnya dipakai pada sistem trading ini yaitu 1 Hour ataupun 4 Hour. Teknik ini umumnya dipilih oleh trader yang mempunyai karakteristik mudah move on serta mencari peluang-peluang yang baru di esok harinya. 
D. Scalping
Strategi ini dipakai oleh para trader yang niat memperoleh keuntungan yang sangat cepat. Bagi para trader yang pemula, untuk strategi ini tidaklah dianjurkan, hal ini karena sangat menguras emosi. Para scalper yang diharuskan mempunyai ketenangan maupun konsentrasi yang tinggi untuk dapat menentukan open posisi.

Lalu, manakah strategi forex yang terbaik? Semua ini sangat tergantung terhadap tujuan trading yang ingin Anda lakukan, di waktu yang dapat Anda luangkan untuk dapat melakukan trading, dan tujuan serta personal Anda.
Apabila Anda mempunyai banyak waktu luang ataupun seorang dengan full time trader, maka untuk strategi scalping maupun Intraday sangatlah cocok untuk Anda. Akan tetapi, apabila Anda hanya mempunyai waktu sedikit untuk dapat melakukan trading forex, maka untuk strategi swing trading maupun position trading sangat cocok untuk Anda. Di sisi lain, apabila Anda termasuk orang yang kategori emosi sangat mudah terpengaruh oleh berbagai pergerakan harga dan juga seorang pemula di dalam dunia trading forex, maka sangat tidak disarankan untuk dapat memakai strategi scalping. Kenapa? Trader pemula pastinya akan sangat merasa kesulitan untuk dapat menentukan pergerakan harga apabila menggunakan timeframe yang rendah, misalnya saja dari 5 menit sampai 15 menit.


Cara Open Posisi Pada Trading Forex
Momen-momen saat Anda melakukan open posisi adalah saat-saat yang terpenting di dalam trading Forex. Kesalahan besar dalam melakukan pilihan open posisi sering berakhir dengan banyaknya kerugian. Berikut ini terdapat 4 langkah utama saat melakukan open posisi memakai aplikasi metatrader.
A. Pilih Pair Mata Uang
Dalam memilih langkah pair mata uang untuk ditradingkan, maka sangat penting untuk dapat memperhatikan Spread yang ada. Anda dapat mengeceknya memakai aplikasi trading, misalnya seperti Metatrader. Terdapat faktor spread yang membuat harga buy maupun sell di setiap broker akan berbeda dengan kondisi harga pasaran pair tersebut. Spread akan selalu berubah-ubah serta sangat tergantung dengan perubahan harga. Spread menentukan harga biaya trading yang harus Anda keluarkan. Semakin besar spreadnya, maka akan semakin besar pula untuk biaya tradingnya, sehingga akan mempengaruhi banyaknya jumlah profit yang akan Anda raih.
B. Buka Grafik Harga Serta Tentukan Timeframe
Untuk dapat membuka grafik langkah pada pair tertentu, maka klik pair mata uang kemudian drag dan drop di layar grafik. Misalnya saja untuk contoh kali ini memilih pair EUR/USD. Setelah grafik untuk harga EUR/USD telah muncul di Metatrader, klik kanan serta pilih “Timeframe” yang Anda inginkan. 

C. Lakukan Analisa Pasar
Teknik analisis dalam trading forex sangatlah beraneka ragam. Anda dapat memakai analisis teknikal ataupun fundamental Analisis dengan teknikal umumnya memakai indicator-indikator yang telah tersedia di platform metatrader. Sedangkan untuk Analisa fundamental seringnya dilakukan menurut news yang muncul.
Apabila Anda memakai analisis teknikal serta ingin membuka suatu indikator Bollinger Band di Metatrader, maka Anda dapat klik “insert” di toolbar kemudian pilih “Indikator”, lalu “trend” dan “Bollinger Band”. 

D. Lakukan Open Posisi
Setelah Anda dapat memprediksi ke arah mana harga akan bergerak, maka Anda dapat langsung melakukan langkah open posisi dengan cara mengklik “New Order”. 

Setelah “New Order” Anda klik, maka Anda akan dihadapkan dengan dua pilihan yaitu Market Order maupun Pending Order.
Apabila Anda merupakan seorang trader pemula ataupun orang yang baru saja belajar trading forex, maka sangat disarankan apabila Anda memilih pilihan Market Order (Instant Execution). Jenis open posisi ini dapat memungkinkan Anda untuk segera langsung mengeksekusi proses langkah open posisi.

Kesimpulan
Trading forex adalah proses perdagangan nilai mata uang dari negara-negara di belahan dunia untuk tujuan meraih keuntungan. Hal pertama yang harus dilakukan untuk trading forex yaitu memilih broker yang telah terpercaya. Adapun ciri-ciri dari broker yang aman maupun terpercaya yaitu legalitas yang diakui, responsif, dan memiliki beragam testimoni yang terkait dengan layanan, kualitas, maupun fasilitas dari penggunanya. Kita merekomendasikan supaya Anda membuka akun diantara 3 broker terpercaya ini, yaitu: Avatrade, Capital.com, maupun Etoro.
AvaTrade telah berhasil memperoleh lisensi dari berbagai badan regulasi yang terkemuka di Benua Eropa, Asia, maupun Afrika, dll. AvaTrade telah diregulasi oleh ASIC Australia, serta Bank Sentral Irlandia, dan JFSA Jepang. Lisensi yang diperoleh dari Bank Sentral Irlandia telah mengikuti standar resmi di Uni Eropa, yaitu MiFID ataupun Markets in Financial Instruments Directive. Standard ini yang dikenal ketat serta wajib diikuti oleh negara-negara di Eropa, sehingga untuk keamanan dana nasabah terjamin.

Capital.com telah diregulasi dari European Security & Markets Authority (ESMA). Selain itu, untuk Capital.com diregulasi dari CySEC dan FCA. Kondisi ini akan memungkinkan Capital.com untuk dapat melindungi uang penggunanya hingga leverage 200:1, dan tergantung dengan jenis akun yang dipakai.
Didirikan pada tahun 2007 dan telah diregulasi oleh CySEC, FCA UK, maupun ASIC Australia yang membuat eToro mempunyai kredibilitas yang jelas. Naungan bank-bank besar pun membuat transaksi eToro dikendalikan dengan ketat. Hal ini pulalah yang akan membuat para trader dapat merasakan suatu kondisi trading yang aman serta transparan. Sistem copytrading yang ada di eToro pun memungkinkan para trader pemula untuk menyalin aktivitas trading dari berbagai trader professional yang telah mempunyai jam terbang tinggi. 
Untuk dapat meraih profit yang konsisten, maka seorang trader diharuskan untuk dapat mempunyai strategi trading. Terdapat 4 (empat) jenis strategi trading utama, yaitu position trading, intraday, swing trading, dan scalping. Jadi, manakah strategi forex yang terbaik? Semua pilihan ini akan sangat bergantung dengan tujuan trading yang akan Anda lakukan, waktu yang dapat Anda luangkan untuk dapat melakukan trading, dan tujuan serta karakterisitk personal Anda.