Ketahuilah...!!! Obesitas Tidak Hanya Dipengaruhi Oleh Pola Makan

Sudah merasa akrab Anda dengan kelebihan berat badan atau obesitas? Di dalam dunia medis, kelebihan berat badan atau obesitas yang digambarkan dengan keadaan kronis karena adanya penumpukkan lemak di dalam tubuh seseorang yang amat tinggi. Kondisi seperti ini terjadi karena terdapat asupan kalori yang melebihi daripada aktivitas atau kegiatan membakar kalori. Nah, hal seperti inilah yang dapat membuat kalori berlebih menumpuk menjadi lemak.
Mau tahu banyaknya para pengidap obesitas di dunia? Menurut data yang dihimpun oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di tahun 2016, ada sekitar 19 miliar jiwa orang dewasa (berusia 18 tahun ke atas) yang mengalami kelebihan berat badan. Dari angka tersebut ada sekitar 650 masuk ke dalam kategori obesitas. Cukup banyak bukan?
Obesitas bukanlah suatu kondisi yang dapat dianggap remeh. Pasalnya, kondisi ini dapat memicu sederet permasalahan kesehatan lainnya. Mulai dari masalah penyakit jantung, penyakit kolesterol tinggi, hingga diabetes.
Lalu, apa saja yang dapat menyebabkan seseorang dapat mengalami obesitas? Benarkah obesitas hanya dapat dipengaruhi oleh kesalahan pada pola makan saja? 


Dari Genetik Hingga Kurang Tidur
Seperti penjelasan yang ada di atas tersebut, obesitas yang timbul saat seseorang telah mengonsumsi makanan dengan tingkat kadar kalori maupun lemak yang berlebihan. Nah, untuk kalori yang tidak berubah menjadi energi (yang tidak terpakai), maka energi ini akan disimpan ke dalam bentuk lemak yang ada di dalam tubuh. Seiring dengan bergulirnya waktu, maka lemak yang telah menumpuk ini bakal dapat menambah berat badan serta dapat mengarah pada obesitas. 
Hal yang perlu digarisbawahi adalah obesitas tidak hanya disebabkan ataupun dipengaruhi oleh kondisi pola makan yang tak sehat, atau berlebih, serta kurangnya aktif bergerak. Terdapat sejumlah faktor lain yang dapat menyebabkan obesitas, yaitu: 
  • Faktor genetik.
    Faktor genetik atau garis keturunan dapat memengaruhi kadar lemak yang akan diserap oleh tubuh ataupun dipakai sebagai energi. 
  • Efek samping obat-obatan. Ada beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan kenaikan terhadap berat badan. Misalnya saja obat antidepresan, obat penghambat beta, obat diabetes, obat antikonvulsan, dan antipsikotik. 
  • Bertambahnya usia.
    Seiring dengan usia bertambah, maka makin besar risiko kenaikan pada berat badan. Hal ini disebabkan karena metabolisme pada tubuh yang telah menurun serta massa otot yang berukurang.
  • Sedentary lifestyle.
    Gaya hidup yang kurang aktif terhadap gerak fisik ataupun minim gerak dapat membuat lemak akan semakin menumpuk di dalam tubuh. 
  • Penyakit tertentu.
    Misalnya saja sindrom Cushing maupun hormon tiroid yang kurang di dalam tubuh. 
  • Kehamilan.
    Wanita sangat membutuhkan lebih banyak tingkat asupan nutrisi yang lebih baik dari makanan yang ada ketika masa kehamilan. 
  • Kurang tidur.
    Kurang tidur dapat menyebabkan perubahan pada hormon yang bisa meningkatkan nafsu makan.
Demikianlah beberapa penyebab dari kondisi obesitas yang jarang bahkan tidak diketahui oleh kita bersama. Mari kita jaga kondisi kesehatan kita sejak dini dengan rutin berolah raga.