Inilah Manfaat Puasa Bagi Para Pengidap Kolesterol Tinggi

Puasa bukan hanya soal menahan haus, lapar, maupun hawa nafsu saja. Ibadah ini juga mempunyai beragam keistimewaan untuk tubuh, salah satunya adalah kemampuan untuk menurunkan tingkat kadar kolesterol di dalam tubuh. Percaya atau tidak?

Saat berpuasa, maka akan terjadi perubahan terhadap pola makan diantaranya tiga kali, menjadi dua kali dalam sehari. Nah, orang yang sudah terbiasa untuk mengkonsumsi jenis makanan yang tak menyehatkan, misalnya seperti yang memiliki kandungan kolesterol tinggi, bisa mengurangi kebiasaan itu.

Akan tetapi, manfaat puasa ini akan dapat tercapai jika mereka telah menerapkan pola makan sehat saat sahur dan berbuka. Kembali pada pertanyaan di atas, apa saja manfaat puasa terhadap pengidap kolesterol tinggi? 

1. Menjauhkan Komplikasi Jantung
Mau tahu dampak yang mengerikan terkait kolesterol tinggi bagi tubuh? Kondisi ini dapat memicu penyakit jantung koroner. Bagaimana, seram kan? Ahli  kardiovaskular dan epidemiologi genetik dari Amerika Serikat, mengatakan bahwa seseorang yang sedang berpuasa dengan teratur dapat mengurangi faktor terhadap risiko penyakit jantung. Misalnya, dengan cara mengurangi kadar trigliserida, kadar gula darah berlebihan yang sangat berbahaya bagi jantung, dan berat badan.

2. Kolesterol Jahat Berkurang
Puasa bisa membantu untuk dapat meningkatkan tingkat kadar kolesterol yang baik (HDL ataupun high-density lipoprotein cholesterol), dan juga dapat meningkatkan human growth hormone ataupun HGH. HGH ataupun hormon pertumbuhan ini memiliki peran melindungi otot serta keseimbangan metabolisme seseorang. 
Selain itu, ada juga beberapa penelitian yang menarik yang berasal dari Dubai Uni Emirat Arab terkait puasa. Menurut ahli, puasa bisa menurunkan tingkat kadar kolesterol yang jahat (LDL ataupun low-density lipoprotein cholesterol) yang ada di dalam tubuh. 

Hasil penelitian ahli dari American Hospital Dubai, UEA, menjelaskan, terdapat angka penurunan kandungan  trigliserida sebanyak 15 persen, serta kadar LDL yang sebanyak 10,9 persen. Nah, kedua komponen ini yang menjadi faktor utama dari penyakit jantung. 

3. Meminimalkan Risiko Stroke
Kadar kolesterol darah yang tinggi tidak hanya memiliki kaitan dengan penyakit jantung saja, namun juga penyakit stroke yang selalu mengintai. Dalam jangka panjang, untuk tingkat kadar kolesterol yang tinggi ini dapat menyumbat pembuluh darah. Akan tetapi, selama puasa tingkat kadar kolesterol akan menurun, dan kemungkinan disebabkan oleh adanya perubahan pola makan. Melalui perubahan pola makan tersebut, asupan lemak di dalam tubuh akan menurun. 

Anda perlu berhati-hati terkait tingkat kadar kolesterol tinggi yang telah berlangsung lama. Karena kondisi ini dapat menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan aterosklerosis. Kondisi ini yaitu radang di pembuluh darah manusia diakibatkan oleh adanya penumpukan plak ateromatus. Nah, jika hal ini telah berlangsung dengan jangka waktu yang lama, maka untuk risiko penyakit stroke juga akan meningkat. 

Kolesterol Naik, Apa Penyebabnya?
Ada berbagai hal yang dapat memicu naiknya kadar kolesterol ketika di bulan puasa. Nah, supaya kadar kolesterol di dalam tubuh tidak meroket, maka jauhilah faktor dari pemicu di bawah ini. 

Tidak Menjaga Pola Makan
Tidak dapat menjaga pola makan sehat selama masa di bulan puasa, juga termasuk kesalahan paling besar terhadap orang yang memiliki risiko mempunyai tingkat kadar kolesterol tinggi. Tidak heran sih, karena sesudah seharian menahan rasa lapar dan haus, maka banyak dari mereka yang dapat merasa kalap saat waktunya berbuka puasa ataupun sahur tiba.
Di sini terdapat pemahaman yang keliru. Anggapannya, karena seharian tidak ada menyantap makanan yang dapat membuat kadar kolesterol naik, sehingga ketika berbuka mereka akan merasa bebas untuk dapat mengonsumsi makanan dengan tingkat kadar kolesterol tinggi. 

Padahal, bagi seseorang yang memiliki risiko mengidap kolesterol tinggi, walaupun berpuasa seharian, maka mereka tetap tidak disarankan untuk memakan makanan dengan memiliki kadar kolesterol tinggi. Dengan kata lain, siapapun tetap harus menjaga kondisi pola makan rendah kolesterol meskipun seharian tak mengkonsumsi apa-apa. 

Porsi Makan Berlebihan
Porsi makan yang berlebihan pun dapat menjadi penyebab kolesterol menjadi naik ketika puasa. Terutama jika makanan yang diasup yang berasal dari protein hewani memiliki kandungan banyak lemak, jenis makanan yang digoreng, ataupun camilan kemasan yang banyak memiliki kandungan lemak trans.


Misalnya saja keripik kemasan yang bisa membuat tingkat kadar lemak maupun tubuh menjadi berlebihan, serta bisa meningkatkan tingkat kadar kolesterol. Makanya, batasilah untuk porsi makan yang telah sesuai dengan kebutuhan kalori serta pilihlah makanan yang bergizi seimbang. 

Kurang Asupan Buah Serta Sayur
Ingat, jangan selalu terfokus terhadap takjil, misalnya seperti kolak, kurma, atau gorengan saja. Jangan lupakan asupan buah maupun sayur selama masa bulan puasa. Sebab kekurangan asupan buah dan sayur dapat membuat kolesterol menjadi naik ketika puasa. 

Cobalah perhatikan untuk porsi buah maupun sayuran selama masa bulan puasa. Setidaknya kita butuh mengosumsi yang masing-masing buah ataupun sayur sebanyak 80–100 gram, yang setara satu buah apel, ataupun 5–6 sendok sayur (atau sendok sayur besar berdaun), atau juga 3–4 sendok besar sayur tanpa daun, seperti misalnya terong atau wortel.