Ibu Hamil Sering Mengalami Rasa Cemas Berlebih, Inilah Tips Untuk Mengatasinya...

Jika masih ingat, bahwa beberapa bulan yang telah lalu mungkin ibu sangat bahagia melihat dua garis yang ada pada tes kehamilan yang telah menunjukkan positif. Akan tetapi, mungkin sekarang merasa kekhawatiran ketika mengalami hamil setelah bulan. Hal ini dapat memengaruhi kondisi kehidupan sehari-hari ibu hamil. Bukankah kehamilan seharusnya dapat menjadi kondisi yang menyenangkan? Apabila menderita kecemasan, maka hal itu dapat menjadi rumit. Berikut ini terdapat beberapa masalah terkait kecemasan serta cara untuk mengatasinya.
Gejala Kecemasan Selama Kehamilan
Tingkat kekhawatiran setiap wanita hamil tentunya akan berbeda-beda. Bagaimanapun juga untuk prosesnya mungkin hal ini merupakan masalah baru yang sedang dialami. Atau mungkin juga pernah menghadapi kondisi saat masa lalu, misalnya seperti keguguran, atau yang memberi alasan terkait khawatir. Tetapi, apabila kekhawatiran untuk ini mulai dapat mengganggu kehidupan ibu hamil sehari-hari, mungkin ibu hamil akan mengalami kecemasan. Berikut ini terdapat beberapa gelaja dari beberapa kecemasan yang mungkin dapat dialami oleh wanita hamil.

- Merasakan kecemasan yang tidak terkendali
- Terlalu megkhawatirkan untuk hal-hal, terutama untuk kesehatan bayi
- Tidak mampu berkonsentrasi
- Mudah tersinggung serta gelisah
- Kurang tidur
Cara Mengatasi Kecemasan
Beberapa orang mungkin sudah memberitahukan ibu hamil kalau ibu hamil harus berhenti untuk mengkhawatirkan segala hal, karena akan dapat mempengaruhi kesehatan bayi. Penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat alasan bagus untuk dapat mengendalikan kecemasan tersebut. Tingkat kecemasan yang tinggi selama masa kehamilan yang berhubungan dengan suatu risiko kondisi yang sedang berkembang, misalnya seperti preeclampsia, atau kelahiran premature serta berat bayi yang rendah. Berikut ini terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk bisa mengurangi rasa kecemasan ketika masa kehamilan.
Bicarakanlah Kepada Orang Terdekat
Apabila merasa sangat cemas selama masa kehamilan, maka sangat penting untuk segera memberitahu seseorang, misalnya saja pasangan, atau teman dekat, bahkan anggota keluarga yang mungkin dapat memberikan tawaran berupa dukungan. Cukup dengan membagikan pikiran maupun perasaan, mungkin yang cukup untuk dapat mencegah mereka dalam mengambil alih kehidupan ibu hamil sehari-hari. Mungkin juga bisa meminta dokter ahli untuk merujuk ke bagian terapis yang terlatih untuk dapat membantu ibu hamil dalam mengatasi kecemasan. Beberapa terapis berspesialisasi untuk membantu perempuan hamil.
Temukan Kegiatan Menyenangkan
Terlibat dengan kegiatan yang membantu untuk mengurangi rasa stres serta kecemasan yang mungkin termasuk pilihan yang baik. Aktivitas fisik yang membantu tubuh untuk melepaskan endorfin. Ini akan bertindak seperti obat jenis penghilang rasa sakit yang alami di otak sesuai rujukan dokter. Menggerakkan tubuh merupakan salah satu langkah yang sangat direkomendasikan untuk dapat mengelola stres. Kegiatan yang efektif dapat meliputi berjalan maupun yoga. Tidak suka berjalan-jalan, atau joging, maupun yoga? Maka lakukanlah apa yang ibu sukai, apapun yang dapat membuat tubuh ibu hamil bergerak untuk dapat membantu mengurangi tingkat rasa cemas. Aktivitas aerobik selama durasi lima menit sudah terbukti mempunyai manfaat positif. Selalu berbicara dengan dokter ahli sebelum dapat memulai latihan rutin ketika masa kehamilan.
Olah Pikir
Saat mengalami kecemasan mungkin ibu hamil dapat mencoba suatu aktivitas yang dapat membantu tubuh untuk melepaskan endorfin tanpa harus mengeluarkan keringat berlebih, misalnya saja seperti meditasi, pijat terapi, akupuntur, ataupun latihan pernapasan dalam. American Institute of Stress telah merekomendasikan untuk pernapasan di dalam perut selama durasi 20 sampai 30 menit per hari dapat membantu mengatasi kecemasan. Melakukan hal itu dapat membantu untuk menyediakan lebih banyak oksigen menuju otak serta dapat merangsang sistem saraf. Untuk dapat mencobanya, dapatkan kondisi untuk posisi duduk yang nyaman serta kondisi mata tertutup. Bayangkanlah diri agar tersenyum ke dalam serta melepaskan ketegangan pada otot. Kemudian bayangkan terdapat lubang di kaki. Tarik napas dalam serta bayangkan udara sedang bersirkulasi di tubuh. Buang napas kemudian ulangi kembali.


Beristirahatlah
Penting untuk dapat memastikan istirahat cukup. Meskipun tidur mungkin akan tampak sulit untuk dipahami selama masa kehamilan, dan menjadikannya prioritas agar dapat membantu dengan cara signifikan terhadap gejala kecemasan. Apabila sering terbangun di waktu malam hari, tidak ada salahnya ibu hamil untuk dapat mencoba tidur ketika siang hari, ini akan dapat mengganti kondisi waktu tidur di malam hari yang mungkin telah terlewatkan.
Mengikuti Kelas Kehamilan
Tokophobia merupakan kondisi  rasa takut untuk melahirkan. Apabila kecemasan yang terkait dengan masa persalinan itu sendiri, maka pertimbangkan untuk dapat mendaftar di kelas kelahiran. Mempelajari berbagai aneka tahapan persalinan, apa saja yang tubuh lakukan, serta bagaimana cara untuk dapat mengatasinya. Kelas-kelas ini sangat sering menawarkan saran untuk dapat mengatasi rasa sakit. Mereka juga akan berusaha memberi kesempatan untuk dapat mengobrol dengan calon ibu lainnya yang mungkin memiliki kekhawatiran terkait hal-hal serupa.
Konsultasi Pada Ahlinya
Apabila kecemasan dapat memengaruhi pada kehidupan sehari-hari ataupun ibu hamil yang sangat sering mengalami kondisi serangan panik, maka konsultasikanlah dengan dokter. Semakin cepat Anda memperoleh bantuan, maka kondisi ibu hamil akan semakin baik. Di luar rujukan ke ahli terapis, mungkin terdapat obat yang bisa diambil untuk dapat meringankan gejala yang paling parah.
Kecemasan selama masa kehamilan merupakan hal yang biasa. Jaga komunikasi agar tetap terbuka dengan beberapa orang yang dicintai, dan cobalah untuk dapat melakukan teknik mengenai manajemen stres, serta jangan lupa untuk dapat konsultasi dengan dokter.