Beginilah Ciri-Ciri Kulit Dehidrasi Ketika Berpuasa dan Solusinya

Ketika sedang mengalami kondisi dehidrasi, maka akan terlihat ciri-ciri yang ada pada tubuh Anda, salah satunya yang paling terlihat dengan jelas adalah kulit. Saat Anda mengenali tanda-tanda dari dehidrasi tersebut yang ada pada kulit, maka segeralah untuk melakukan beberapa cara cepat sehingga dehidrasi Anda dapat dengan mudah untuk ditangani. Terlebih ketika Anda sedang menjalani kegiatan ibadah puasa Ramadhan, tubuh Anda yang kekurangan cairan besar saat pagi hari maupun siang hari.
Salah satu ciri yang ditemukan pada kulit yang sedang dehidrasi yaitu akan terlihat lebih kering. Akan tetapi kulit yang dehidrasi akan berbeda dengan bentuk kulit kering. Kulit kering yang ditandai dengan lebih sedikitnya kelenjar dari penghasil minyak yang terdapat pada wajah maupun tubuh yang akan mengurangi sebum di permukaan kulit sehingga akan membuatnya menjadi kering, sementara kondisi kulit dehidrasi yang disebabkan oleh kurangnya kondisi kelembapan pada kulit serta tidak terkait dengan minyak.
Saat Anda kurang di dalam mengkonsumsi air selama bulan Ramadhan, maka kulit Anda dapat mengalami dehidrasi. Beberapa ciri-ciri yang sering Anda lihat dan rasakan yaitu ketika Anda mengalami kulit dehidrasi seperti rasa gatal, kulit tampak lebih kusam, keriput, kering, dan beberapa perubahan warna yang ada di sekitar mata.
Tanda-tanda umum lainnya adalah muncul kemerahan, serta peradangan, maupun jerawat, terlihat kering pada area sekitar mulut, serta kulit yang melar. Kulit akan kehilangan kekenyalannya ketika Anda mengalami dehidrasi. Saat Anda mengalami ciri-ciri itu ketika sedang menjalani kegiatan ibadah puasa Ramadhan, maka janganlah Anda khawatir karena Anda dapat mengatasinya sendiri dengan melakukan beberapa cara perawatan.


Cara mengatasi kulit dehidrasi
Seperti yang dilansir oleh situs TheSentinel, di hari Rabu (6/5/2020), di bawah ini adalah cara untuk mengatasi kulit yang dehidrasi ketika menjalani puasa Ramadhan.
1. Rehidrasi
Rehidrasi dengan cara meminum air minimal sekitar 8 gelas air dalam sehari. Untuk dapat membuat kegiatan meminum air ini menjadi lebih menarik, maka Anda dapat menambahkan lemon serta mint di dalamnya. Makan banyak jenis buah-buahan serta sayuran yang kaya akan air serta mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung asam lemak esensial, misalnya seperti seledri, semangka, bayam, dan mentimun.
2. Tingkatkan kelembapan di udara
Jaga pelembap udara supaya kulit Anda tidak dapat melepaskan kelembapan ke udara yang kering di sekitarnya. Pertahankanlah suhu yang nyaman ketika Anda menggunakan AC ataupun kipas angin.

3. Eksfoliasi kulit dengan baik
Karena terjadi adanya penumpukan kulit mati yang mengurangi penyerapan pelembap pada kulit, maka untuk pengelupasan kulit dengan teratur merupakan kuncinya. Lakukanlah eksfoliasi yang setidaknya sekitar dua kali dalam seminggu supaya kulit Anda tidak mudah dehidrasi.
4. Melembapkan
Pelembap yang mengandung vitamin serta antioksidan yang penting bersama dengan kandungan asam Hyaluronic, yyaitu senyawa alami yang mampu menyelamatkan tekstur kulit dehidrasi serta dapat mengembalikan kekenyalan kulit. Gunakanlah pelembap segera sesudah Anda mencuci kulit. Aplikasikan langkah ini sebelum kulit Anda kering, sehingga untuk kelembapan kulit akan tetap terjaga. Sediakanlah mist untuk dapat menghidrasi kulit ketika Anda bepergian. Semprotkanlah ke wajah Anda setiap kali kulit Anda terasa kering.
5. Tabir surya
Pastikanlah untuk dapat menerapkan tabir surya pada kulit Anda di siang hari bahkan apabila Anda tinggal di dalam ruangan.