Ini yang akan Terjadi pada Tubuh Ketika sedang Dilanda Stres

Stres dapat membuat Anda menjadi merasa panik, perasaan kewalahan, hingga bahkan dapat membuat Anda menangis. Penilitian baru menunjukkan bahwa penyakit stres dapat mendatangkan masalah serius pada tubuh. Stres dapat mempengaruhi organ tubuh di banyak wilayah berbeda, beberapa diantaranya yang mungkin tidak akan terlihat.
"Telah diketahui secara luas bahwa stres serta pemicunya dapat mempengaruhi kondisi kesehatan diri kita secara langsung," ungkap Dr. Sherry Ross MD, seorang pakar kesehatan wanita yang berasal dari Providence Saint John Health Center. Mulai organ hati, otak, maupun sistem kekebalan tubuh yang semuanya dapat terganggu. Stres dapat mengacaukan kondisi tubuh, baik untuk jangka pendek, maupun jangka panjang, hingga kondisi permanen.

Penelitian selama beberapa waktu ini telah memberitahu bahwa penyakit stres maupun rasa cemas mampu mempengaruhi organ tubuh, sistem saraf, serta organ perut, bahkan otak kita. Penyakit maupun infeksi akan sangat rentan menyerang tubuh saat Anda sedang stres. Hal ini akan membuat kondisi sistem kekebalan tubuh Anda bereaksi berlebihan serta melukai sel-sel. Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa kondisi stres juga bisa melukai usus, bahkan mempercepat tumbuhnya uban, hingga mengecilkan otak.
Melansir dari situs Bustle.com, berikut ini penjelasan terkait hal-hal yang dapat terjadi terhadap tubuh Anda jika Anda dilanda stres.

Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh
Stres kronis mampu merusak pertahanan tubuh Anda terhadap virus maupun infeksi. Sebuah ulasan mengenai efek stres terhadap tubuh yang diterbitkan menurut EXCLI Journal di tahun 2017 telah menunjukkan bahwa studi sudah menghubungkan kondisi stres dengan fungsi pada sistem kekebalan di tubuh yang memburuk. Saat sedang stres, tubuh Anda akan dapat mengubah cara untuk mengeluarkan hormon yang mampu membantu sistem kekebalan tubuh. Ini dapat mengarah terhadap sesuatu yang dikenal dengan aktivasi kekebalan kronis, yang di mana untuk sistem kekebalan tubuh akan bereaksi berlebihan serta mulai menyerang bagian sel-sel yang sehat.
Ini juga bisa berarti tubuh kamu menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan pulih lebih lambat. Sebuah studi 2019 yang diterbitkan dalam Patogenesis Mikroba menemukan bahwa stres sebenarnya dapat membantu pertumbuhan bakteri yang membuat infeksi menjadi lebih buruk.

Mempengaruhi otak

"Bagi mereka penderita stres yang terus-menerus, komplikasi medis fisik dan mental jangka panjang dapat terjadi," ujar Dr. Ross. Stres dalam waktu lama dapat mempengaruhi otak, meningkatkan kemungkinan depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya. Penelitian pada tahun 2018 menemukan bahwa orang yang stres menunjukkan penyusutan pada bagian otak. Stres dapat secara fisik menyebabkan perubahan struktural dan perubahan aktivitas yang signifikan.

Mempengaruhi kesehatan jantung
Stres dapat memberi banyak tekanan pada jantung. Ketika stres, jantung memompa lebih keras dalam mendistribusikan darah untuk memastikan kamu siap menghadapi ancaman dan ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang dari waktu ke waktu.

"Stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan detak jantung tidak teratur," ujar Dr. Ross. Orang yang stres lebih cenderung menunjukkan gejala penyakit kardiovaskular, serangan jantung, dan masalah jantung lainnya. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Circulation pada tahun 2019 juga menemukan bahwa ras memainkan peran dalam hubungan antara stres dan kesehatan jantung pada wanita selama hidup mereka.
Itulah hal-hal yang akan terjadi pada tubuhmu jika sedang dilanda stres. Semoga membantu.