Benarkah Autisme Pada Anak Dapat Dicegah Dengan Mengonsumsi Makanan Ini Selama Kehamilan?

Autisme adalah gangguan pada perkembangan otak yang dapat memengaruhi penderitanya dalam melakukan komunikasi maupun berinteraksi terhadap orang lain. Autisme juga dikenal sebagai penyakit autism spectrum disorder atau ASD. Kondisi ini dapat dikenali ketika seseorang telah berusia anak-anak.
Mengenai penyakit autisme, tentu tidak ada orangtua yang menginginkan anak-anaknya dapat mengalami penyakit autisme ini. Risiko penyakit autisme dapat disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu dari penyebabnya yaitu pola hidup Ibu yang kurang baik saat masa kehamilan. Demi mencegah risiko dari penyakit autisme, Ibu perlu untuk dapat mengonsumsi aneka makanan yang memiliki manfaat untuk mencegah risiko penyakit autisme serta dapat menerapkan pola hidup lebih sehat.



Untuk dapat mencegah risiko penyakit autisme pada anak sejak masa usia kehamilan yaitu dengan cara mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan kaya asam folat. Makanan yang kaya asam folat sangatlah baik terhadap tumbuh kembang anak. Ini juga memberikan manfaat untuk menutrisi otak anak yang lebih baik supaya anak lahir yang cerdas serta mengesankan nantinya.
Jika wanita yang rutin mengonsumsi makanan atau minuman mengandung asam folat dari masa empat minggu sebelum mengalami kehamilan sampai delapan minggu sesudah melahirkan, mempunyai risiko sekitar 40 persen yang lebih rendah untuk dapat melahirkan anak autisme. Wanita yang rajin untuk konsumsi jenis asam folat selama masa kehamilan sangat memungkinkan untuk memperoleh buah hati dengan kondisi otak yang cerdas.
Selain mengkonsumsi asam folat, yang berfungsi untuk dapat mencegah risiko penyakit autisme pada anak, maka selama masa kehamilan Ibu perlu memperbanyak untuk mengkonsumsi omega 3, vitamin C, vitamin B, serta makanan yang berjenis kacang-kacangan. Bayam, sereal, tahu, maupun ikan yang menjadi makanan terbaik terhadap ibu hamil. Buah dan sayur yang segar sebaiknya juga perlu untuk menjadi bahan makanan utama untuk Ibu selama masa kehamilan.