Waspadai ASI Yang Tidak Lancar. Inilah Penyebab Yang Jarang Diketahui Para Ibu.

Momen menyusui menjadi suatu kondisi yang tidak kalah mengesankan daripada kondisi kehamilan. Ibu perlu melakukan suatu perjuangan yang tidak mudah supaya ASI yang keluar lancar serta dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi dengan cara ekslusif hingga usianya telah mencapai enam bulan.
Saat menyusui, tidak semua Ibu dapat menyusui dengan yang mudah. Ditemukan beberapa Ibu yang harus ekstra sabar serta banyak-banyak berjuang untuk memperoleh produksi ASI yang lancar. Produksi ASI yang kurang lancar dapat membuat Ibu merasa cemas, rasa khawatir hingga depresi. Apalagi jika orang-orang yang ada di sekitarnya tidak memberikan bantuannya ide-ide untuk kelancaran ASI tersebut, justru selalu menyalahkan Ibu akibat ASI tidak lancar.
Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan produksi ASI menjadi tidak lancar. Apa sajakah itu faktor penyebabnya?


Diet Ketat
Momen kehamilan maupun menyusui sering membuat Ibu mempunyai berat badan yang berlebih. Untuk dapat menurunkan berat badan serta membuatnya dapat berada dengan ukuran ideal, maka tidak sedikit Ibu yang harus menyusui dengan nekat untuk melakukan diet ketat. Padahal diet ketat dapat berpengaruh terdahap produksi ASI.
Asupan Air Putih Yang Kurang
Penyebab selanjutnya yaitu asupan untuk air putih yang kurang. Ibu yang kurang mengkonsumsi air minum akan menghasilkan produksi ASI yang menurun. Jadi sangat penting untuk setiap ibu hamil maupun ibu menyusui agar dapat memiliki asupan air putih ataupun cairan tubuh yang cukup untuk setiap harinya.
Teknik Menyusui yang Salah
Penyebab selanjutnya yaitu teknik menyusui yang salah. Saat bayi tidak dapat menyedot ASI Ibu dengan baik, maka hal ini akan dapat menghambat keluarnya cairan ASI dari puting payudara Ibu. Ibu perlu menyusui dengan cara yang benar-benar tepat supaya produksi ASI yang stabil.

Penggunaan Pil ataupun Suntik KB
Konsumil pil ataupun melakukan suntik KB memang sangat penting untuk mencegah terjadinya kehamilan sesudah melahirkan. Akan tetapi, konsumsi pil ataupun melakukan suntik KB seperti ini dapat menurunkan produksi ASI. Konsultasikan program kontrasepsi yang sebaiknya Ibu lakukan selama masa menyusui agar menghindari produksi ASI Ibu yang daoat menurun ataupun menjadi tidak lancar.
Frekuensi Menyusui yang Kurang
Selain teknik menyusui yang cara yang salah, frekuensi untuk menyusui yang kurang juga dapat menurunkan produksi ASI hingga membuat ASI yang sama sekali tidak keluar. Usahakanlah untuk mempunyai frekuensi yang cukup di setiap harinya. Apabila Ibu tidak dapat menyusui secara langsung, maka Ibu dapat memompa ASI dengan alat bantu pemompa ASI dengan cara rutin.
Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan produksi ASI menjadi tidak lancar. Semoga informasi ini memberikan manfaat.