Gejala Perimenopause Yang Sering Terjadi Pada Perempuan. Inilah Gejalanya.

Momen perimenopause adalah momen yang dimana perempuan akan melewati masa sebelum perempuan mencapai menopasue. Menopause merupakan berakhirnya siklus untuk menstruasi dengan cara alami yang sering terjadi pada perempuan yang berusia 45 - 55 tahun. Dengan berakhirnya masa siklus menstruasi, hal ini akan dapat membuat perempuan menjadi tidak mengalami ovulasi serta tidak memiliki peluang untuk hamil.
Meski hal seperti ini sering terjadi terhadap perempuan di usia 45 ke atas, maka tidak menutup kemungkinan pada perempuan dengan usia yang di bawah 45 tahun juga dapat mengalami kondisi perimenopause sampai menopause. Terdapat beberapa gejala yang dapat dirasakan dari masa perimenopasue ini. Inilah beberapa gejala dari perimenopause yang umumnya terjadi pada perempuan.


Siklus menstruasi menjadi tidak teratur
Gejala pertama yang terjadi dari risiko perimenopause yaitu siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Siklus menstruasi dapat lebih panjang dari yang seharusnya yaitu dapat lebih dari 35 hari.
Perubahan suasana hati
Tidak sedikit perempuan yang akan mengalami perubahan suasana hati yang sangat drastis ketika perimenopause. Umumnya, untuk perempuan-perempuan ini akan sangat mudah marah, rasa kecewa, atau emosi bahkan depresi.

Pendarahan hebat
Para ahli juga telah menyebutkan apabila lapisan rahim akan tumbuh menjadi lebih tebal saat perempuan sedang mengalami perimenopause. Tebalnya dinding rahim akan meningkatkan risiko pendarahan yang hebat saat menstruasi. Pendarahan juga dapat terjadi di luar siklus masa menstruasi tanpa
Miss V Kering
Gejala perimenopause selanjutnya yaitu miss V menjadi kering. Miss V tidak hanya kering namun juga akan terjadi kehilangan elastisitas serta pelumasan alaminya ketika memperoleh rangsangan selama sedang berhubungan intim.

Hot Flashes
Ini adalah keadaan yang di mana wajah, bagian leher maupun anggota tubuh lainnya akan terasa panas, keringatan serta terdapat ruam pada kulit. Panas tubuh yang menjadi tidak normal dapat menjadi gejala perimenopause.
Detak jantung menjadi lebih cepat
Perimenopause juga dapat ditandai dengan adanya gejala detak jantung yang menjadi lebih cepat. Perempuan yang sedang mengalami perimenopause tidak sedikit mengalami kondisi tiba-tiba merasa deg-degan saat beraktivitas.

Demikianlah beberapa gejala dari perimenopause yang sering terjadi terhadap perempuan. Perimenopause dapat terjadi terhadap semua perempuan di berbagai usia. Untuk dapat mencegah perimenopause secara dini, maka usahakan Anda untuk mempunyai pola hidup yang sehat serta selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter ataupun ahlinya.