Dampak Buruk Pada Anak Yang Memiliki Kedua Orangtua Yang Jarang Kumpul Akibat Sibuk Bekerja. Ketahuilah...!!

Setiap orangtua tentunya ingin mempunyai buah hati yang selalu sehat secara fisik. Setiap orangtua juga tentunya ingin buah hati mereka tumbuh serta berkembang yang sangat baik, cerdas dan bahagia. Kesehatan, kecerdasan serta kebahagiaan anak juga dipengaruhi oleh kedekatan atau tidaknya anak dengan orangtuanya.
Kesibukan orangtua dalam mencari nafkah seringkali dapat membuat mereka tidak memiliki banyak waktu untuk anak. Hasilnya, hubungan mereka dengan anak juga anggota keluarga lain menjadi kurang. Para ahli telah mengungkapkan apabila hubungan keluarga yang kurang begitu harmonis dapat menghambat perkembangan pada anak. Hubungan suatu keluarga yang kurang harmonis akan sangat mungkin meningkatkan suatu risiko anak akan mengalami kesepian, stres atau bahkan depresi.


Penelitian menemukan apabila berkumpul bersama keluarga dapat membuat mental anak menjadi lebih sehat, percaya diri serta bahagia. Berkumpul bersama keluarga juga bermanfaat menurunkan risiko depresi terhadap anak.
Seorang psikolog menyebutkan, "Ketika individu merasa sangat dicintai, disupport serta dilindungi oleh keluarga, maka omongan negatif yang ada di sekitarnya tidak akan dapat mempengaruhi dirinya. Anak dapat lebih percaya diri, dan bahagia serta sehat ketika anak dekat dengan keluarganya khususnya orangtua."
Mengingat betapa pentingnya suatu kedekatan hubungan orangtua dengan anak, maka sangat disarankan agar setiap orang tua untuk dapat menyempatkan waktunya agar selalu ada untuk buat buah hati mereka. Sesibuk dan selelah apapun kondisi orangtua, penting bagi orangtua untuk dapat memberikan perhatian lebih ke anak. Penting juga bagi orangtua untuk selalu dapat memberikan dukungan maupun nasehat untuk anak.