Cara Memperbanyak ASI Yang Telah Sedikit Sesudah Melahirkan Berbahan Alami

ASI memang merupakan asupan yang terbaik untuk sang bayi. Semua nutrisi maupun juga kandungan untuk sistem kekebalan tubuh si kecil juga ditemukan pada ASI. Maka tidak heran, apabila memberikan ASI untuk sang buah hati merupakan kebahagiaan tersendiri terhadap seorang ibu.
AKan tetapi masih banyak ibu-ibu yang sedang mengalami masalah dengan produksi ASI. Produksi ASI yang sedang tidak lancar dan yang keluar tidak banyak, dapat membuat ibu menjadi bingung dan panik. Ketika hari pertama bayi telah dilahirkan, maka terdapat niat dan rencana untuk segera menyusui bayi, namun hal itu terkadang berbeda jauh dari apa yang telah dibayangkan sebelumnya oleh sang ibu bayi. Hal inilah yang dapat membuat ibu dapat merasa kecewa, kondisi stres hingga frustasi.

Jadi, bagaimanakah cara untuk dapat memperlancar ASI terhadap ibu yang menyusui? Simak saja cara untuk memperlancar ASI di bawah berikut ini:
Anda jangan terburu-buru untuk segera memberikan susu formula terhadap si buah hati Anda. Terdapat beberapa cara untuk memperbanyak produksi ASI yang dapat dilakukan oleh Anda dirumah. Selain itu, cara untuk dapat memperbanyak produksi ASI ini sudah pasti aman untuk kesehatan sang ibu maupun sang anak.


Wortel
Kaya akan vitamin A serta mineral dan beta karotin. Wortel yang dipercaya untuk sumber nutrisi yang baik untuk dapat memproduksi ASI.
Bawang putih
Kandungan di dalam bawang putih ini mampu meningkatkan produksi lactogenic. Lactogenic ini akan dapat merangsang payudara untuk memperlancar dalam memproduksi ASI.

Gandum
Gandum yang kaya saponin, yang mampu menstimulasi produksi hormon untuk menghasilkan ASI terhadap ibu menyusui.

Kacang-kacangan
Sangat disarankan Anda memakan jenis kacang-kacangan dengan jumlah yang besar karena kacang-kacangan mengandung asam lemak maupun asam amino yang kaya untuk dapat merangsang dalam memproduksi ASI lebih banyak.
Biji wijen
Biji wijen termasuk nutrisi yang mampu mencukupi kebutuhan kalsium. Kalsium merupakan zat yang dibutuhkan tubuh untuk dapat meningkatkan produksi ASI.

Cara Meningkatkan Produksi ASI Sesudah Melahirkan
Setelah melahirkan, terdapat banyak kasus yang dimana ASI tidak dapat keluar ataupun hanya keluar sedikit. Jika sudah begini, maka ibu tentu menjadi bingung untuk mencari cara agar dapat memperbanyak produksi ASInya supaya gizi terhadap si kecil dapat terpenuhi. Inilah langkah untuk dapat memperbanyak produksi ASI sesudah melahirkan, yaitu:

Memompa ASI
Memompa ASI merupakan salah satu cara untuk dapat memperbanyak ASI. Gunakanlah pompa setiap kali Anda selesai menyusui. Jangan khawatir seberapa banyak produksi ASI yang diperoleh, karena tujuan dari memompa yaitu untuk dapat memberikan rangsangan serta simulasi pada payudara.
Skin to skin contact
Di beberapa negara yang telah mendukung program "ibu menyusui" yang menganjurkan cara skin to skin contact merupakan salah satu cara dalam menyusui yang baik. Usahakanlah kulit ibu maupun kulit bayi saling bersentuhan dan menempel. Selain untuk merangsang tingkat produksi ASI, hal ini juga akan dapat meningkatkan ikatan emosional diantara ibu dengan si buah hati.

Sering Menyusui
Produksi ASI yang ada pada tubuh wanita akan mengikuti prinsip supply maupun demand, yang artinya adalah tubuh akan dapat memproduksi ASI yang sesuai dengan tingkat kebutuhan bayi. Jadi, jika ibu rutin memberikan ASI kepada bayi setiap 2 jam hingga 3 jam, maka payudara akan dapat mengirim perintah menuju otak untuk dapat segera memproduksi ASI dengan sebanyak dari kebutuhan bayi tersebut.

Cara Memperbanyak Produksi ASI Secara Alami
Banyak atau tidaknya ASI yang akan keluar, akan dipengaruhi oleh kadar hormon oksitosin maupun prolaktin. Untuk itu cobalah lakukan cara yang alami untuk dapat memacu hormon sebagai langkah untuk memperbanyak produksi ASI Anda, diantaranya adalah:
Istirahat yang cukup
Mengatur jam tidur yang mencukupi dengan adanya keberadaan si kecil memang sangat sulit. Akan tetapi, hal ini dapat disiasati dengan sesuatu misalnya saja saat si bayi sedang tidur maka ibu juga dapat ikut tidur. Dapat juga dengan cara mengurangi kegiatan yang ada di dalam ataupun luar rumah.

Mengonsumsi air mineral
Mencukupi kebutuhan konsumsi air mineral akan dapat membantu produksi ASI supaya terus dapat diproduksi tubuh dengan cara yang teratur. Hindari juga meminum minuman yang memiliki kandungan bahan kimia ataupun kafein karena akan dapat berpengaruh buruk terhadap bayi.
Mengompres payudara
ASI yang tidak lancar keluar umumnya dapat menyebabkan tekstur dari payudara menjadi keras karena terdapat banyaknya tumpukan ASI pada payudara. Apabila payudara menjadi keras, maka bayi juga akan mengalami kesulitan saat menghisapnya. Oleh sebab itu, kompreslah dengan menggunakan handuk hangat selama beberapa menit, dan payudara Anda akan segera melunak kembali dan ASI juga dapat keluar dengan lebih lancar.

Cara Memperbanyak Produksi ASI Sebelum Melahirkan
Cara memperbanyak ASI yang dilakukan tidak hanya sesudah melahirkan, akan tetapi juga dapat sebelum melahirkan. Berikut cara-caranya, yaitu:

Memijat payudara
Ibu dapat juga memijat bagian payudara sebagai langkah untuk dapat memperbanyak produksi ASI. Pijatan pun tidak dapat dilakukan dengan cara sembarangan. Caranya ialah lakukan pijatan lembut pada bagian payudara mulai dari bagian tepi dari payudara hingga ke area bagian puting. Lakukan langkah rutin ini setiap hari selama kondisi masa kehamilan atau sebelum Anda melahirkan untuk dapat segera memperbanyak produksi ASI yang akan keluar apabila bayi telah lahir.
Mengonsumsi Makanan Yang Dapat Memperbanyak Produksi ASI
Ketika masa kehamilan atau sebelum melahirkan, maka sebisa mungkin Anda menghindari dalam penggunaan supplement maupun obat-obatan yang termasuk untuk dapat memperbanyak produksi ASI. Cukuplah Anda mengonsumsi jenis makan-makanan yang sehat sebagai cara untuk memperbanyak ASI, misalnya seperti pepaya, havermouth, daun katuk, bayam, wortel, dan pare.

Membersihkan Bagian Puting
Merawat payudara salah satunya dapat dengan cara membersihkan bagian puting dengan menggunakan kapas yang telah dicelup air hangat dengan durasi jangka sehari dua kali. Ibu tidak harus membersihkannya dengan menggunakan sabun atau baby oil dikarenakan areola ataupun area gelap pada sekitar puting akan dengan cara otomatis dapat menjaga kelembaban areola melalui kalenjar yang ada di dalamnya.