Usia Berapa Bulan Bayi Bisa Mandi Air Dingin? Baca selengkapnya di sini...!

Ketika bayi baru saja lahir, sangat disarankan supaya setiap orangtua dapat memandikan bayi dengan menggunakan air hangat. Sepanas apapun cuacanya, sangat penting untuk orangtua agar memandikan buah hatinya dengan menggunakan air hangat-hangat kuku.
Meski setiap orangtua sudah diperingatkan untuk dapat memandikan bayinya menggunakan air hangat, tidak sedikit orangtua yang telah mencoba memandikan bayinya menggunakan air dingin dengan tujuan supaya bayi lebih sehat, dan lebih kuat serta daya tahan tubuhnya mengesankan. Akan tetapi kapankah bayi dapat mulai dimandikan menggunakan air dingin? Apakah ketika ia telah mencapai usianya 1 bulan, atau 3 bulan, atau 6 bulan bahkan 12 bulan?


Menurut alodokter.com, bayi sebaiknya dapat dimandikan menggunakan air dingin ketika usianya lebih dari 6 bulan. Pada dasarnya kondisi kulit bayi masih sangat terlalu sensitif termasuk untuk dapat bersentuhan langsung menggunakan air dingin.
Sangat tidak disarankan untuk orangtua memandikan bayinya yang masih berusia di bawah 6 bulan menggunakan air dingin. Memandikan bayi yang berusia di bawah 6 bulan menggunakan air dingin sangat dikhawatirkan dapat membuat bayi merasa tidak nyaman serta terjadi masalah yang serius pada kulit bayi yang sensitif.
Untuk dapat memulai memandikan bayi menggunakan air dingin, sebaiknya orangtua tidak langsung menyiramkan ataupun memasukkan tubuh bayinya dalam bak yang berisi air dingin. Langkah pertama yaitu mengenalkan air dingin ke tubuh bayi dengan cara membasuhkan tubuh bayi dengan cara pelan-pelan bertahap serta hati-hati menggunakan air dingin. Ibu juga dapat mengelap tubuh bayi menggunakan handuk yang sudah dibasahi menggunakan air dingin. Cara seperti ini dapat melatih bayi untuk mengenal air dingin agar lebih baik ke depannya.
Apabila cuaca sedang dingin ataupun hujan, meskipun bayi sudah berusia melebihi 6 bulan, sebaiknya Ibu tetap memandikannya menggunakan air hangat. Memandikan bayi menggunakan air hangat dapat membuat tubuhnya menjadi lebih rileks. Apabila tubuh bayi telah rileks, hal ini akan dapat membantunya untuk tidur lebih nyenyak serta nyaman di malam hari.