Solusi Mengatasi Anak Susah Makan serta Susah Minum Susu

Susah makan serta susah minum susu pada anak sangat sering membuat orang tua merasa cemas. Kecemasan terhadap anak yang kelaparan serta tidak memperoleh gizi yang cukup dapat membuat orang tua melakukan berbagai cara agar si buah hatinya mau makan.
Menurut penelitian, anak yang mengalami susah makan adalah salah satu cara untuk dapat menegaskan kemandiriannya. Jadi anak hanya selalu memakan apa yang diinginkannya, di waktu yang telah ia tetapkan. Orang tua tidak perlu lagi khawatir secara berlebihan, selama anak masih berkembang dengan baik. Berikut ini kita ulas beberapa cara mengatasi anak yang susah makan.
Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan Nasi
Umumnya selalu sering menolak serta susah untuk makan nasi ketika umur telah diatas setahun. Tentu saja hal seperti ini akan membuat orang tua menjadi kewalahan setiap jam makannya telah tiba. Akan tetapi selalu menyikapi dengan keliru, misalnya seperti memaksanya untuk harus makan justru akan dapat menimbulkan suasana yang tidak enak bahkan muncul pertengkaran. Lalu bagaimana cara untuk mengatasi anak susah yang makan? Berikut ini terdapat beberapa cara untuk mengatasi anak yang susah makan nasi sesuai dengan usianya.
Cara mengatasi anak yang susah makan di usia 12 bulan
Usia 1 tahun merupakan saat yang paling tepat untuk mulai mengenalkan nasi ke anak. Akan tetapi, hal seperti di masa peralihan lainnya, jika mengenalkan nasi ke anak akan sangat sulit untuk dilakukan. Masalah ini dapat dikarenakan akibat beberapa faktor, diantaranya yaitu gangguan sensorik. Gangguan sensorik adalah belum terbiasanya untuk anak dengan bentuk tekstur nasi.
Cobalah untuk segera membuat makanan khusus yang telah sesuai dengan kondisi selera anak. Misalnya saja membuatkan nasi yang sudah dilembutkan kemudian campurkan dengan telur, daging, hati ayam, dan sayuran. Makanan yang sedikit dilumatkan atau dihaluskan akan dapat mempermudah anak untuk menelan makanannya dengan baik.
Buatlah makan yang dapat menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan bagi anak. Aktifitas yang menangkan akan dapat membuat anak menjadi suka makan. Selain itu, orang tua juga harus memberikan jeda waktu di setiap suapan supaya anak dapat mencerna dengan baik makanannya.
Cara mengatasi anak yang susah makan di usia 16 bulan
Kurang lebih seperti anak yang berusia 12 bulan, anak yang berusia 16 bulan juga masih sangat sering susah makan. Untuk menghadapi, maka orang tua juga harus ekstra sabar. Cobalah cara-cara seperti berikut sebagai cara untuk mengatasi anak yang susah makan, yaitu:
- Saat makan sedang berlangsung, maka sediakanlah camilan sebagai makanan selingannya dibeberapa suapan. Camilan disini memiliki fungsi sebagai alat pancing supaya anak selera makan. Akan tetapi, jangan mencoba memberikan camilan yang terlalu banyak, karena akan dapat membuatnya menjadi enggan untuk mencoba memakan nasi yang semestinya menjadi makanan utama.
- Hanya susui saat anak akan meminta ASI akan membuat anak menjadi kenyang sehingga ia akan menjadi lebih memilih ASI jika dibandingkan makan. Prioritaskanlah anak untuk dapat makan nasi daripada dengan memberikan ASI. Biasakanlah secara terus menerus supaya anak tidak susah untuk makan.


Cara mengatasi anak yang susah makan di usia 18 bulan
Di usia 18 bulan, maka anak sedang begitu aktif-aktifnya. Oleh sebab itu, ia akan selalu makan sesuatu yang sangat menarik baginya. Disinilah peran orang tua untuk terus memutar otak agar memperoleh cara dalam mengatasi anak yang susah makan. Beberapa cara di bawah ini dapat diterapkan supaya anak suka makan, yaitu:
- Buatlah makanan dengan sangat menarik pandangan anak agar anak dapat tertarik untuk segera mencicipinya. Menu makan yang memiliki warna menarik misalnya seperti warna merah, warna hijau, dan warna kuning dapat dibuat untuk membuat anak nafsu makan. Untuk menambah semangat makannya, maka orang tua dapat membuat olahan makanan tersebut bersama anak.
- Distraksi ketika makan dapat menyebabkan anak menjadi salah fokus. Distraksi adalah kondisi tidak nyaman. Yang seharusnya fokus terhadap makanannya, justru akan fokus dengan aktifitas lain. Oleh sebab itu, hindarilah distraksi terhadap anak sekecil mungkin supaya dia dapat menikmati makanannya yang lebih baik.
Cara mengatasi anak yang susah makan di usia 2 tahun
Ketika memasuki di usia 2 tahun, ego anak akan bertambah besar. Salah satunya yaitu susah makan serta menjadi pemilih dalam makan. Penyebabnya dapat bervariasi, mulai dari rasa bosan dengan kondisi menu makanan, hingga sakit misalnya seperti batuk, atau pilek, bahkan karena sakit gigi. Untuk itu, terdapat beberapa cara untuk mengatasi anak yang susah makan, yaitu:
- Orang tua dapat mencoba untuk memberikan makan anak dengan ukuran porsi yang kecil akan tetapi sering. Hal ini akan menghindari anak dari rasa bosan serta susah makan. Porsi yang kecil dan sering akan memperbesar kemungkinan anak menjadi kenyang dalam durasi waktu yang lebih lama. Selain itu nutrisi anak ikut terjamin, sehingga anak dapat terus aktif.
- Makan bersama-sama akan memancing anak untuk dapat makan dengan baik. Sebab ia dapat merasakan makan yang tidak sendirian. Anak juga dapat merasakan rasa kehangatan dari jenis makan bersama sehingga rasa empati anak menjadi bertambah.
Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan dan Susah Minum Susu
Anak yang susah makan dan susah minum susu harus segera ditangani dengan solusi yang tepat. Hal ini dikarenakan kondisi karakteristik setiap anak akan berbeda-beda dan unik. Dibutuhkan pula tingkat kesabaran ekstra dan kreatifitas yang tinggi ke orang tua supaya anak selera makan.
Beberapa cara lain mengatasi anak yang susah makan dan susah minum susu:
- Luangkan waktu untuk dapat menemani anak ketika makan. Temani anak sambil bercanda ataupun berbincang ringan supaya suasana hati anak baik.
- Berikan suasana baru ketika makan, misalnya seperti makan di taman sambil bermain melihat pohon dan burung.
- Terapkan rewarding. Misal anak yang lahap makan, dan berilah pujian ataupun ciuman. Apabila anak tidak selera makan, orang tua segera dapat memberikan hukuman yang memberikan didikan.
- Hindarilah memaksakan makanan yang akan disuap ke mulut anak.
- Buatlah makanan dengan banyak variasi dan menarik.