Cara Untuk Memperbanyak Produksi ASI Secara Alami

ASI memang asupan paling baik untuk bayi. Semua nutrisi serta kandungan untuk kebutuhan kekebalan tubuh bayi juga terdapat pada ASI. Maka tidak heran, apabila dapat memberikan ASI pada buah hati merupakan suatu kebahagiaan tersendiri dari seorang ibu.
Akan tetapi masih banyak ditemukan ibu-ibu yang mengalami tentang masalah ASI. Produksi ASI dengan yang tidak lancar serta keluar tidak banyak, dapat membuat ibu bingung bahkan panik. Hal ini juga didukung oleh ungkapan dr. Elizabeth Yohmi SpA, seorang Ketua SATGAS ASI Indonesia, telah mengatakan, ketika hari pertama bayi telah dilahirkan, niat serta rencana untuk dapat menyusui bayi, kadang sangat berbeda dari apa yang telah dibayangkan oleh si ibu. Hal inilah yang dapat membuat ibu sangat merasa kecewa, atau stres bahkan frustasi.
Jadi, bagaimana cara khusus untuk memperlancar ASI terhadap ibu yang menyusui? Simak langsung cara untuk memperlancar ASI berikut ini.


Cara memperbanyak prosuksi ASI yang sedikit
Bagi Anda yang prosuksi ASInya sedikit, janganlah terburu-buru untuk segera memberikan susu bantu atau susu formula ke si buah hati Anda. Terdapat beberapa cara rahasi untuk memperbanyak ASI yang dapat dilakukan Anda dirumah. Selain itu, cara untuk memperbanyak ASI ini telah dipastikan aman buat kesehatan ibu ataupun anak.
Wortel
Kaya akan vitamin A serta mineral dan beta karoten. Wortel yang dipercaya sebagai sumber nutrisi yang baik untuk dapat meningkatkan produksi ASI.

Bawang putih
Kandungan pada bawang putih mampu meningkatkan produksi lactogenic. Lactogenic yang dapat merangsang payudara dalam memproduksi ASI.
Gandum
Gandum kaya akan saponin, yang dapat menstimulasi produksi hormon untuk meningkatkan produkdi ASI terhadap ibu menyusui.

Kacang-kacangan
Sangat disarankan mengkonsumsi kacang-kacangan dengan jumlah besar karena terdapat kandungan asam lemak serta asam amino yang kaya untuk merangsang agar mengeluarkan ASI lebih banyak.

Biji wijen
Biji wijen adalah nutrisi yang mencukupi kadar kebutuhan kalsium. Kalsium yaitu zat yang dibutuhkan tubuh untuk dapat menaikkan produksi ASI.
Cara Memperbanyak Produksi ASI Sesudah Melahirkan
Setelah melahirkan, ditemukan banyak kasus dimana produksi ASI tidak dapat keluar ataupun hanya keluar sedikit saja. Kalau sudah begini, pasti ibu akan bingung mencari solusi untuk dapat memperbanyak produksi ASInya agar gizi bayi terpenuhi. Inilah cara untuk memperbanyak produksi ASI sesudah melahirkan, yaitu:

Memompa ASI
Memompa ASI yaitu salah satu langkah untuk memperbanyak produksi ASI. Gunakanlah pompa setiap kali selesai memberikan ASI. Tak perlu khawatir seberapa banyak produksi ASI yang telah kita peroleh, karena tujuan untuk memompa yaitu untuk dapat memberikan rangsangan serta simulasi pada payudara.
Skin to skin contact
Di beberapa negara telah mendukung program ibu menyusui yang menganjurkan skin to skin contact untuk salah satu langkah menyusui yang baik. Usahakanlah kulit ibu serta kulit bayi saling bertemu atau bersentuhan. Selain merangsang produksi ASI, kondisi ini akan dapat meningkatkan ikatan emosional diantara ibu dengan si buah hati.

Sering Menyusui
Produksi ASI pada tubuh wanita yaitu mengikuti prinsip supply dan demand, yang berarti tubuh memproduksi ASI yang sesuai dengan tingkat kebutuhan bayi. Jadi, jika ibu selalu rutin menyusui bayi durasi setiap 2 jam hingga 3 jam, maka payudara akan terus mengirim perintah ke otak untuk terus memproduksi ASI sebanyak dari kebutuhan tersebut.

Cara Memperbanyak Produksi ASI Dengan Cara Alami
Banyak atau tidaknya ASI yang telah keluar, akan dipengaruhi oleh tingkat hormon oksitosin serta prolaktin. Untuk itu coba gunakan cara alami untuk dapat memacu hormon untuk dapat memperbanyak produksi ASI Anda.
Istirahat yang cukup
Mengatur keadaan jadwal tidur yang sesuai dengan kondisi adanya si kecil memang sangat sulit. Akan tetapi, hal ini akan dapat diakali yaitu dengan cara, ketika bayi sedang tidur maka ibu juga harus ikut tidur. Bisa juga dengan cara mengurangi kegiatan yang ada di dalam maupun di luar rumah.

Mengonsumsi air mineral
Mencukupi kebutuhan air mineral yang akan membantu produksi ASI agar terus diproduksi pada tubuh secara teratur. Hindari juga minuman yang memiliki kandungan bahan kimia serta kafein karena akan dapat berpengaruh buruk terhadap bayi.

Mengompres payudara
ASI yang tidak lancar keluar umumnya menyebabkan payudara menjadi keras karena terdapat banyak tumpukan ASI yang ada di dalam payudara. Apabila payudara telah mengeras, maka bayi akan mengalami kesulitan untuk menghisapnya. Oleh sebab itu, kompreslah dengan menggunakan handuk yang hangat beberapa menit, maka kondisi payudara akan menjadi lunak dan ASI dapat keluar dengan lebih lancar.
Cara Memperbanyak Produksi ASI Sebelum Melahirkan
Cara memperbanyak produksi ASI dapat dilakukan tidak hanya sesudah melahirkan, akan tetapi juga dapat dilakukan sebelum melahirkan. Berikut ini cara-caranya, yaitu:

Memijat payudara
Ibu dapat juga memijat bagian payudara sebagai cara untuk memperbanyak produksi ASI. Pijat juga tidak dilakukan dengan cara sembarangan. Caranya yaitu pijat lembut bagian payudara mulai dari bagian yang tepi payudara ke bagian area puting. Lakukanlah secara rutin hal ini setiap hari selama kondisi masa kehamilan sebelum masa melahirkan untuk dapat memperoleh produksi ASI yang keluar apabila bayi sudah lahir.

Mengonsumsi makanan yang akan memperbanyak ASI
Ketika masa kehamilan sebelum masa melahirkan, maka sebisa mungkin untuk menghindari penggunaan kandungan supplement maupun obat-obatan termasuk juga untuk memperbanyak ASI. Cukup dengan mengkonsumsi makan-makanan yang sehat sebagai cara untuk memperbanyak produksi ASI seperti buah pepaya, wortel, daun katuk, bayam, havermouth, maupun pare.
Membersihkan bagian puting
Merawat payudara yaitu salah satunya dapat dengan membersihkan puting memakai kapas yang telah dicelup ke air hangat dengan durasi sehari dua kali. Ibu tidak perlu lagi membersihkannya dengan menggunakan sabun atau baby oil karena bagian areola ataupun area yang gelap pada bagian sekitar puting akan dengan otomatis menjaga kelembaban bagian areola dari kalenjar yang ada di dalamnya.