Penyakit Amiloidosis Penjelasan Lengkap Dan Pengobatannya

Penjelasan Penyakit Amiloidosis
Penyakit amiloidosis merupakan suatu penyakit langka yang dapat muncul ketika zat amiloid telah berkumpul pada organ-organ. Amiloid sendiri yaitu protein abnormal yang telah diproduksi pada bagian sumsum tulang serta dapat menumpuk di jaringan tubuh apapun ataupun organ. Zat amiloid yang telah menumpuk akan dapat mempengaruhi kerja organ serta bentuknya.
Banyak organ yang dapat tersentuh penyakit amiloidosis. Contoh bagian yang sering terkena penyakit amiloidosis yaitu jantung, hati, limpa, ginjal, saluran pencernaan, serta sistem saraf.

Beberapa faktor yang memperbesar risiko seseorang menderita penyakit amiloidosis yaitu:
- Memiliki jenis kelamin pria, dikarenakan mayoritas penderita penyakit amiloidosis adalah pria.
- Usia lanjut. Penderita penyakit amiloidosis primer seringnya telah berusia lanjut.
- Menderita penyakit lain, yang dapat menyebabkan infeksi kronis ataupun peradangan.
- Keturunan. Ada jenis penyakit amiloidosis yang disebabkan oleh faktor keturunan.
- Cuci darah. Ketika menjalani cuci darah, maka protein abnormal dapat terjadi penumpukan dalam darah, lalu tertimbun pada jaringan tubuh.
- Ras Afrika. Orang yang termasuk golongan ras Afrika mempunyai risiko lebih besar terjangkit penyakit amiloidosis turunan.
Gejala Penyakit Amiloidosis
Biasanya untuk penderita tidak akan merasakan gejala apa pun hingga kondisi penyakit amiloidosis telah tahap lanjut. Beberapa gejala yang akan dirasakan oleh penderita penyakit amiloidosis yaitu:
- Kesulitan menelan.
- Perut terasa penuh.
- Mati rasa pada tangan ataupun kaki.
- Merasa sangat lelah serta lemas.
- Nyeri pada persendian.
- Perubahan pada kulit. Kulit menebal ataupun mudah memar.
- Diare.
- Pembengkakan pada lidah.
- Kesemutan ataupun nyeri pada tangan ataupun kaki.
- Detak jantung menjadi tidak normal.
- Melemahnya genggaman tangan.
- Berat badan akan menurun tanpa sebab yang pasti.
- Napas menjadi pendek.
- Pembengkakan pergelangan pada tangan dan kaki.
- Jumlah sel darah merah yang cukup rendah (anemia).


Penyebab Penyakit Amiloidosis
Untuk penyebab penyakit amiloidosis secara umum yaitu terjadi penumpukan zat amiloid yang telah diproduksi dari sumsum tulang, yang terdapat pada jaringan tubuh. Terdapat beberapa jenis penyakit amiloidosis antara lain:
Penyakit amiloidosis primer, ataupun yang telah dikenal dengan sebutan AL amylodiosis atau immunoglobulin light chain amylodiosis. Penyakit amiloidosis primer adalah jenis yang sering ditemukan. Penyakit amiloidosis jenis ini terjadi saat sumsum tulang telah memproduksi antibodi abnormal yang tidak bisa dipecah. Penyakit amiloidosis primer yang dapat mengenai bagian organ jantung, kulit, saraf, ginjal, dan hati.
Penyakit amiloidosis sekunder, ataupun dikenal pula dengan sebutan AA amylodiosis. Penyakit amiloidosis ini akan muncul bersamaan dengan jenis penyakit-penyakit pada infeksi kronis ataupun peradangan, misalnya seperti lupus, TBC, ataupun penyakit Crohn.
Organ-specific amylodiosis, yang dapat mengakibatkan penumpukan zat amiloid pada daerah satu organ spesifik, termasuk pada kulit.
Dialysis-related amylodiosis, yang dapat muncul saat protein di dalam darah akan menumpuk pada bagian persendian serta otot tendon. Hal ini akan dapat menyebabkan kekakuan, serta rasa nyeri dan penimbunan cairan di dalam persendian. Penyakit amiloidosis jenis seperti ini umumnya dapat dialami oleh pasien yang menjalani kondisi cuci darah dengan jangka panjang.
Senile systemic amylodiosis, yang umumnya diderita oleh para pria berusia lanjut. Penyakit amylodiosis jenis seperti ini dapat mengakibatkan penumpukan pada zat amiloid pada organ jantung serta jaringan lainnya.
Penyakit amiloidosis turunan, yaitu kelainan akibat turunan yang dapat berefek pada hati, jantung, saraf, dan ginjal. Beberapa jenis pada kelainan genetik mampu meningkatkan risiko untuk terkena penyakit amiloidosis.

Pengobatan Penyakit Amiloidosis
Penanganan pada penyakit amiloidosis memiliki tujuan untuk dapat menghambat perkembangan peyakit serta dapat meredakan gejala yang dapat dirasakan penderita. Tindakan yang akan diberikan dapat tergantung dari jenis amiloidosis yang telah diderita pasien, misalnya seperti:
- Amiloidosis primer. Banyak obat-obatan jenis kemoterapi untuk multiple myeloma yang akan dipakai untuk mengobati penyakit amiloidosis primer. Fungsi dari obat-obatan tersebut yaitu untuk dapat menghentikan pertumbuhan pada sel-sel yang tidak normal yang akan memproduksi amiloid.
- Amiloidosis sekunder. Penanganan yang ditujukan untuk dapat mengobati penyakit-penyakit yang akan menyebabkan munculnya amiloidosis.
- Amiloidosis turunan. Pasien akan mempertimbangkan pada langkah transplantasi organ hati, dikarenakan protein penyebab penyakit amiloidosis jenis ini akan diproduksi dalam organ hati.
- Dialysis-related amylodiosis. Dokter menyarankan untuk dapat mengubah jenis pada pencucian darah ataupun transplantasi ginjal.
Di samping itu, untuk dapat membantu agar meredakan gejala penyakit amiloidosis, dokter juga menyarankan pasien untuk dapat menerapkan pola makan yang rendah garam serta untuk memberikan obat-obatan, yaitu:
- Obat diuretik.
- Obat pengencer darah.
- Obat untuk mengontrol detak jantung.
- Obat pereda rasa nyeri.