Memahami Karakter Pelanggan Masa Datang Untuk Mempertahankan Bisnis Tetap Bertahan Dan Sukses

Menjalankan bisnis pada segmen pasar yang tepat adalah impian semua orang. Karena kondisi seperti ini sangat memungkinkan terciptanya suatu penjualan yang optimal serta lebih menguntungkan.
Bukan hanya usaha dengan skala yang besar saja, akan tetapi untuk bisnis rumahan dengan skala kecil juga membutuhkan hal yang sama. Bisnis yang membutuhkan konsumen yang tepat bahkan loyal, agar dapat berjalan serta berkembang pesat ke masa depannya. 

Hal seperti ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dengan memahami karakter dari para calon pelanggan itu sendiri. Bukan karakter pelanggan saat ini saja, Anda juga wajib dapat memahami karakter pelanggan masa depan juga.
Generasi saat ini bukan hanya untuk kaum milenial saja, akan tetapi juga generasi setelah mereka juga yang pada umumnya telah lahir sekitar pertengahan di tahun 90-an sampai akhir tahun 2000-an atau yang lazim disebut dengan istilah Gen Z.

Konsumen masa depan seperti ini tentu mempunyai karakter yang berbeda dari pelanggan-pelanggan lainnya. Gaya hidup, pola pikir, minat serta hal lainnya juga akan dapat memengaruhi karakter pada setiap generasi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Tentu saja, hal seperti ini akan sangat berdampak terhadap Anda serta juga para pelaku bisnis lainnya. Apabila Anda ingin menjalankan kegiatan bisnis yang sukses, maka Anda harus dapat memahami dengan jelas berbagai karakter pelanggan bisnis masa mendatang ini.
Sehingga Anda dapat lebih mudah untuk menjangkau mereka serta mensukseskan bisnis yang telah Anda jalankan. Lalu, seperti apakah karakter pelanggan di masa datang?

1. Minat Terhadap Teknologi Baru 
Generasi yang akan Anda hadapi di dalam bisnis seperti ini bukan lagi generasi milenial yang umumnya begitu sangat tertarik pada berbagai fasilitas layanan saat mereka berbelanja. Sebaliknya, Anda akan menghadapi Gen Z yang justru sangat fokus pada produk yang ingin mereka beli. 
Ini adalah perbedaan yang sangat besar serta Anda harus dapat memahami dengan baik sejak dini. Gen Z sangat terbuka terhadap berbagai teknologi yang terbaru serta begitu cepat dapat beradaptasi dengan aneka jenis teknologi tersebut. 

Anda dapat memanfaatkan hal seperti ini untuk menjangkau mereka. Cobalah untuk memanfaatkan berbagai jenis teknologi yang terbaru untuk dapat mengenalkan serta memasarkan bisnis Anda, sehingga Anda akan lebih mudah untuk dapat menarik minat para generasi Gen Z terhadap bisnis yang telah Anda jalankan. 


2. Tidak Mudah Tergoda Iklan
Apabila selama ini iklan telah menjadi salah satu sarana untuk promosi yang sangat jitu serta banyak diandalkan oleh berbagai pelaku bisnis untuk mendongkrak usahanya, maka hal yang berbeda mungkin yang akan dibutuhkan ke depannya. 
Gen Z memiliki karakter yang sangat berbeda serta pada umumnya tidak mudah tergoda terhadap iklan. Pemasaran dengan iklan tidak akan menjadi efektif apabila Anda menghadapi generasi ini, terutama apabila konten iklan yang telah Anda tawarkan juga memiliki daya tarik yang biasa-biasa saja. 

Tentu itu akan menjadi sebuah tantangan tersendiri, mengingat kondisi selama ini iklan telah menjadi salah satu dari ujung tombak para pebisnis untuk meraih angka tingkat penjualan yang tinggi. Meski demikian, generasi seperti ini masih dapat dijangkau dengan langkah pemasaran yang lebih kreatif serta tentunya kekinian. 
Hal ini tentu akan dapat memengaruhi langkah pemasaran yang harus ditentukan dalam bisnis Anda. Jika perlu, Anda dapat berkreasi serta menerapkan berbagai langkah pemasaran yang benar-benar terbarukan serta belum banyak orang menggunakannya. Sehingga bisnis Anda dengan mudah dapat dikenal serta segera mendapatkan para pelanggan yang banyak. Dan akhirnya, Anda dengan mudah meraih keuntungan, bukan? 

3. Menyukai Kisah Ataupun Cerita
Generasi Z menyukai berbagai konten yang telah disajikan dengan singkat serta umumnya dengan bentuk video atau micro-storytelling. Konten seperti ini pada dasarnya sangat mirip dengan Twitter, akan tetapi dapat disajikan seperti storytelling sebagaimana yang telah sering kita jumpai dalam SnapChat Story ataupun Facebook Story bahkan IG story.
4. Masih Nonton TV Meskipun Lebih Aktif di Internet 
Tumbuh di zaman digital dengan kondisi tingkat akses untuk internet yang sangat tinggi, 80% Gen Z sangat aktif menjadi pengguna aktif internet. Berbagai aktivitas yang dilakukan dengan mengandalkan berbagai layanan internet di gadget mereka di sepanjang hari. 

Akan tetapi hal seperti ini tidak akan membuat Gen Z akan mengabaikan TV, karena secara mengejutkan malahan kebanyakan Gen Z ini masih cukup aktif menonton televisi.
Berdasarkan hasil dari penelitian oleh Google Consumer Barometer, untuk sebagian besar mereka menonton langsung siaran yang ada di TV, yaitu sekitar 94 persen. Sedangkan sebesar 62 persen lainnya akan menonton menggunakan gadget mereka dengan menggunakan layanan internet. 

5. Selalu Narsis (Butuh Eksistensi Diri)
Sebagaimana anak muda masa kini, Gen Z juga termasuk golongan orang-orang yang sangat narsis. Berbagai fitur di media sosial yang membuat mereka selalu ingin eksis serta dikenal luas dan ingin mendapatkan pengakuan, khususnya oleh kalangan mereka sendiri. 
Hal seperti ini umumnya diwujudkan dengan berbagai aktifitas yang telah mereka lakukan maupun dibagikan di media sosial milik mereka. Artinya kebutuhan narsis seperti ini masih akan terus berlangsung dari generai milenial (Y). 

Pahami Karakter Pelanggan Dengan Baik Sejak Dini 
Bagi Anda yang telah merencanakan bisnis serta menghadapi pelanggan di masa depan, maka pastikan Anda telah mengenali dengan baik berbagai karakter Gen Z sejak dini. Hal ini sangat penting, mengingat untuk generasi ini akan mempunyai minat serta juga karakter yang tersendiri yang pastinya sangat berbeda dengan generasi lain meskipun sedikit banyaknya masih mempunyai kesamaan dengan sebelumnya yaitu generasi milenial. 
Luangkankanlah waktu Anda untuk dapat melakukan riset terkait hal ini, tujuannya agar bisnis yang Anda lakukan dapat sukses serta berkembang.