Perhitungan Kejenuhan Inti dan FMEA Trafo Arus

#1. Perhitungan Kejenuhan Inti
Sebagai contoh:
Telah dapat diketahui bersama bahwa untuk arus hubung singkat dengan nilai maksimum IF max = 7266 A, dengan memiliki rasio CT sebesar 1000/5A dengan kelas 10P20 dan burden 7,5VA.

Transformator arus tersebut telah dihubungkan pada rangkaian relay proteksi dengan nilai tahanan internal RCT sebesar 0,26 Ω, Rrelay sebesar 0,02 Ω, dan untuk Rrelay sebesar 0,15 Ω.

Perhitungan untuk relay pada arus lebih:
- Untuk tegangan pada sisi sekunder transformator arus yaitu sebesar:
Vs = IF . (RCT + Rrelay + Rkawat) Volt
Vs = 7226 x 5/1000 .(0,26 + 0,02 + 0,15) Volt
Vs = 15,54 Volt



- Tegangan knee atau Vknee pada transformator arus yaitu sebesar:
Vk = (VA/In + RCT.In).ALFVolt
Vk = (7,5/5 + 0,26 . 5) . 20Volt
Vk = 56 Volt

Nilai Vk > Vs, maka dengan demikian transformator arus tersebut masih memenuhi kebutuhan

#2. Failure Mode dan Effect Analysis (FMEA)
FMEA adalah suatu metode untuk dapat menganalisa penyebab dari kegagalan pada suatu peralatan instalasi listrik. Dalam buku pedoman pemeliharaan, FMEA dapat menjadi dasar utama yang dipakai untuk dapat menentukan komponen yang akan dilakukan pemeriksaan serta pelihara. Untuk pembuatan FMEA, maka dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut:
a). Mendefenisikan atau mengartikan sistem suatu peralatan serta fungsinya.
      Didefenisikan sebagai suatu kumpulan komponen yang dengan cara bersama-sama bekerja dalam membentuk satu fungsi atau lebih.

b). Menentukan sub sistem serta fungsi masing-masing sub sistem.
     Didefenisikan sebagai suatu peralatan dan/atau suatu komponen yang bersama-sama membentuk satu fungsi. Menurut fungsinya, subsistem berupa unit yang berdiri sendiri di dalam suatu sistem.
c). Menentukan functional failure di tiap sub sistem
     Didefenisikan sebagai ketidakmampuan pada suatu asset untuk dapat bekerja menurut fungsinya sesuai standar unjuk kerja yang mampu diterima oleh si pemakai
d). Menentukan failure mode pada setiap sub sistem
     Didefenisikan sebagai setiap peristiwa yang dapat mengakibatkan functional failure.