Penyakit Abses Hati Penjelasan Lengkap Dan Pengobatannya

Penjelasan Penyakit Abses Hati
Abses hati adalah penyakit lubang-lubang kecil pada hati yang penuh nanah karena infeksi. Hati adalah organ penting dengan berbagai macam fungsi misalnya menyimpan energi, protein, dan membuang zat-zat berbahaya dari dalam tubuh. Ketika hati terkena infeksi parasit, lubang kecil bernanah mungkin muncul.
Gejala-Gejala Penyakit Abses Hati
Kemungkinan gejala-gejala penyakit abses hati tampak samar dan dapat mirip dengan penyakit-penyakit lainnya. Akan tetapi, terdapat beberapa tanda ataupun gejala yang sangat sering muncul saat seseorang terkena penyakit abses hati yaitu:
- demam
- menggigil
- berkeringat
- mual
- muntah
- diare
- sakit perut bagian atas kanan
Ada juga gejala-gejala yang lebih jarang muncul misalnya sesak di bagian dada, nafsu makan hilang, serta kulit dan mata menguning.

Penyebab Penyakit Abses Hati
Tiga kategori penyebab utama abses hati adalah:
- Bakteri penyebab penyakit abses hati, antara lain Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae.
- Amoeba penyebab abses hati, yaitu Entamoeba histolytica.
- Jamur penyebab abses hati, kebanyakan Candida sp.
Abses hati yang disebabkan oleh bakteri disebut abses hati pyogenik. Kondisi peradangan seperti usus buntu, divertikulitis, dan kolesistitis sering menyebabkan sebagian besar kasus abses hati. Parasit serangga seperti amoeba juga menyebabkan nanah. Keadaan seperti ini kebanyakan terjadi karena kondisi sanitasi yang buruk. Di negara seluruh dunia, penyakit abses hati yang paling sering terjadi adalah penyakit abses hati jenis pyogenic akibat Amoeba.

Pengobatan Penyakit Abses Hati
Metode pengobatan terbaik untuk abses hati adalah dengan membuang nanah dan terapi antibiotik. Sebagian besar pasien memerlukan dua atau tiga macam antibiotik. Biasanya, antibiotik diberikan melalui cairan infus sampai demam dan radang membaik. Dokter Anda mungkin menggunakan jarum yang dipasang di abses hati dan mengisap infeksi.
Dokter pada umumnya mendeteksi penyakit abses hati dengan cara ultrasound (memakai gelombang suara untuk dapat menciptakan gambar hati). Metode lain untuk mendiagnosis adalah dengan cara CT scan.

Jika perawatan dengan antibiotik tidak efektif, dokter akan melakukan biopsi dengan menusukkan jarum melalui perut menuju ke abses untuk mengambil sampel jaringan dan menelitinya dengan mikroskop. Dokter juga dapat menggunakan cara transplantasi untuk mencari tahu penyebab yang lebih spesifik.
Ada beberapa gaya hidup yang harus diubah dalam pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu mengatasi abses hati adalah:
- Minum antibiotik sesuai yang diresepkan dokter
- Rutin medical check-up ke dokter untuk memantau kondisi kesehatan Anda
- Selalu cuci tangan sebelum makan
- Pastikan Anda masak makanan hingga matang
- Hindari jajan sembarangan
- Segera hubungi dokter jika mengalami sakit perut, muntah, demam, diare, berkeringat, menggigil atau sakit kuning.