Penyakit Abses Ginjal Penjelasan Lengkap Dan Pengobatannya

Penjelasan Penyakit Abses Ginjal
Penyakit abses ginjal merupakan kumpulan nanah yang telah mengkristal seperti batu kerikil di sekitar ginjal. Nanah yang muncul disebabkan oleh infeksi jaringan lunak di sekitar ginjal atau infeksi terhadap jaringan ginjal periferal. Penyakit abses ginjal termasuk penyakit yang jarang terjadi (penyakit langka) dan diakibatkan oleh rasa trauma dan infeksi yang terkait oleh batu ginjal.
Nanah yang timbul pada organ ginjal ini berupa abses mikroskopik ataupun makroskopik.
Penyakit abses ginjal mikroskopik melekat pada jaringan ginjal. Jenis penyakit abses ini cukup langka dan dapat mengakibatkan gagal ginjal.

Penyakit abses ginjal makroskopik merupakan kumpulan dari nanah yang terlihat di dalam jaringan ginjal. Penyakit ini pada umumnya disertai dengan pielonefritis akut dan pielonefritis yang mengakibatkan vasospasme serta peradangan pada ginjal, yang dapat disertai terbentuknya abses pada sekitar ginjal.
Seberapa umum terjadinya penyakit abses ginjal?
Sebanyak 1-10 dari setiap 10.000 orang mengalami penyakit ini. Pria dan wanita sama-sama berisiko. Namun, pasien diabetes lebih berisiko tinggi, dan menempati sepertiga dari seluruh kasusnya.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.
Gejala Penyakit Abses Ginjal
Beberapa gejala abses ginjal yang umum muncul meliputi:
Gejala non-spesifik
- Penurunan berat badan
- Rasa tidak nyaman
- Gejala spesifik
- Demam menggigil
- Gemetar dan menggigil tidak terkendali
- Berkeringat berlebih
- Sakit perut
- Nyeri saat buang air kecil
- Terdapat darah pada urine
- Hipotensi
- Kulit pucat
- Tachycardia

Penyebab Penyakit Abses Ginjal
Telah terbukti ada beberapa penyebab dari abses ginjal. Berikut adalah beberapa penyebab utama, yang meliputi:
- Infeksi saluran kemih.
Infeksi kemih, ureter, dan uretra bisa menyebar pada ginjal mengakibatkan pielonefritis dan abses ginjal.
- Bakteremia.
Infeksi seperti pneumonia dan peritonitis menyebar ke dalam darah. Penyebaran bakteri melalui darah disebut bakteremia. Pembuluh darah arteri membawa bakteri masuk ke dalam jaringan ginjal dan mengakibatkan pielonefritis atau abses ginjal fokal.
- Infeksi mikoplasma.
Abses ginjal yang diakibatkan oleh mycoplasma hominis diyakini menyertai transplantasi ginjal.
- Batu saluran kemih.
Batu saluran kemih menyebabkan kerusakan pada ureter, yang disertai infeksi. Infeksi yang menyebar ke ginjal menyebabkan abses ginjal.
- Peradangan ginjal.
Peradangan ginjal menyebabkan kondisi untuk infeksi ginjal. Infeksi ginjal menyebabkan abses pada ginjal.
Penyalahgunaan obat suntik.
Kemih neurogenik.

Pengobatan Penyakit Abses Ginjal
Apabila dokter menduga Anda mengalami penyakit abses ginjal, maka dokter tersebut akan melakukan pemeriksaan fisik Anda terlebih dahulu. Selanjutnya, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan beberapa tes untuk menentukan perawatan. Beberapa tes yang umum direkomendasikan meliputi:
- Pemeriksaan urine.
Tes ini dapat membantu dokter menemukan darah, protein atau bakteri dalam urine
- Tes darah.
Tes ini dapat membantu dokter mengetahui jumlah hemoglobin, sel darah putih, dan lainnya.
- Rontgen.
Langkah prosedur ini dilakukan di sekitar ginjal jika abses berukuran besar.
- Ultrasonik.
Jika penyakit abses ginjal ditemukan di sekitar ginjal, maka diagnostik dari abses perirenal besar. Ukuran organ ginjal yang membesar menunjukkan kemungkinan besar Anda mengalami penyakit abses pada ginjal.
- CT scan dan MRI.
CT scan dan MRI membedakan antara abses intra-renal (di dalam jaringan ginjal) dan extra-renal (di luar ginjal)

Pengobatan yang Anda terima akan berdasarkan pada ukuran serta kondisi dari penyakit abses ginjal. Adapun beberapa pilihan yang mungkin akan Anda terima, yaitu:
- Antibiotik
Antibiotik merupakan perawatan utama untuk infeksi ginjal. Antibiotik dapat berbentuk oral atau suntikan. Obat yang Anda gunakan dan seberapa lama penggunaan bergantung pada kondisi kesehatan dan bakteri yang berada dalam tes urine Anda. Pada umumnya, untuk tanda maupun gejala yang timbul akibat infeksi ginjal dapat menghilang dalam waktu beberapa hari perawatan. Namun, Anda mungkin perlu tetap menggunakan antibiotik untuk seminggu atau lebih. Habiskan dosis antibiotik yang direkomendasikan oleh dokter untuk memastikan infeksi benar-benar hilang.
- Hipertensi
Dokter dapat memberikan ace inhibitors.
- Diabetes
Jika Anda mengalami diabetes, metformin dan insulin dapat diberikan.
- Drainase perkutan

Abses dikeluarkan dari luar dan kateter ditinggal untuk pengeluaran rutin dan suntikan antibiotik harian.