Pengukuran Serta Pengujian Kualitas Isolasi

Dengan adanya pengujian, sesungguhnya untuk dapat mengetahui hasil dalam memprediksi suatu usia pemakaian untuk penggantian, yang tujuan awalnya yaitu untuk efesiensi anggaran. Dengan adanya pengujian yang dilakukan ketika pemeliharaan, maka akan ditemukan kelainan dari peralatan serta antisipasi untuk jangka panjang. Untuk peralatan ini kebanyakan dioperasikan tanpa henti selama 24 jam dalam seminggu, tentunya akan menurunkan kualitas dari isolasi, apakah itu kualitas isolasi gas SF6, ataupun kualitas isolasi minyak. Di bawah ini akan dibahas terkait dengan pengukuran serta pengujian kualitas isolasi.
#A. Pengukuran Kualitas Isolasi Gas SF6
Selain daripada media minyak, ataupun kertas isolasi, maka gas SF6 juga dipakai sebagai media untuk isolasi pada trafo arus. Untuk dapat mengetahui kondisi kualitas isolasi, maka harus dilakukan suatu pengujian terhadap kualitas isolasi gas SF6 yang terdiri dari bagian pengujian tingkat kemurnian gas atau purity, kelembaban gas atau dew point ataupun moisture content serta decomposition product. Untuk pengujian kualitas gas pada trafo arus sangat jarang sekali dilakukan. Untuk dapat mengetahui langkah yang paling optimum untuk dapat dilakukan pada trafo arus berisolasi untuk saat ini belum dapat dijelaskan dengan detail. Mengingat untuk volume gas yang terdapat pada trafo arus tidak banyak. Akan tetapi, untuk dapat mengetahui kondisi awal, maka perlu untuk dapat dilakukan pengujian terhadap kualitas gas SF6.
#B. Pengujian Kualitas Minyak Isolasi
Menurut besaran standar IEC 60422 mengenai "Minyak isolasi mineral dalam pemantauan dan pemeliharaan peralatan listrik, untuk transformator arus atau CT masuk ke dalam kategori D yaitu instrumen atau proteksi trafo untuk tegangan lebih dari 170 kV dan kategori E yaitu instrumen atau proteksi trafo untuk tegangan kurang dari atau sama dengan 170 kV. Untuk pengujian kualitas minyak pada trafo instrumen hanya akan dapat dilaksanakan pada transformator instrumen dengan jenis nonhemertically sealed. Sedangkan untuk pengujian kualitas isolasi dilakukan ketika kondisi khusus, misalnya saja untuk tujuan investigasi atau apabila dibutuhkan yaitu ketika ditemukan adanya anomali ataupun kelainan pada trafo arus. Untuk pengambilan sampel yang dilakukan dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan manufacturer ataupun dengan mengacu pada manual intruduction dari pabrikan pada masing-masing trafo arus.