Kubikel 20kV Tegangan Menengah

Kubikel Tegangan Menengah yaitu suatu peralatan instalasi listrik yang dipasang di Gardu Induk (milik PLN Transmisi) ataupun Gardu Hubung (milik PLN Distribusi) yang memiliki peran penting fungsi sebagai pembagi, pemutus, penghubung, pengendali, serta pengaman sistem penyaluran tenaga listrik tegangan menengah. 
Berdasarkan fungsi penempatannya, maka kubikel dibedakan menjadi:
1. Kubikel incoming (merupakan kubikel pembagi dengan ciri-ciri ratio CT lebih besar)
2. Kubikel Outgoing/Penyulang (merupakan kubikel keluaran dengan ciri-ciri ratio CT lebih kecil daripada incoming)
3. Kubikel Pemakaian Sendiri (merupakan kubikel untuk keperluan penerangan sendiri)
4. Kubikel Kopel (merupakan kubikel untuk keperluan jembatanisasi dengan ciri-ciri ratio CT setara dengan incoming)
5. Kubikel PT (merupakan kubikel untuk pengukuran tegangan)
6. Kubikel Bus Riser/Bus Tie/Interface (merupakan kubikel jembatanisasi tanpa media pemutus)
7. Kubikel PT Rel dilengkapi dengan LA
Berdasarkan jenisnya, kubikel tegangan mengengah dibagi menjadi:
1. Kubikel Open Type
2. Kubikel Close Type
Berdasarkan merk panel kubikelnya, maka dibedakan menjadi:
01. AEG
02. Alsthom
03. Areva
04. Calor Emag
05. Fuji
06. Goldstar
07. Meidensha
08. Merlin Gerin
09. Modalek
10. Siemens
11. Schneider

Nama-nama panel di atas merupakan jenis-jenis panel yang pada umumnya dipakai dalam instalasi sistem penyaluran listrik yang paling banyak dijumpai. Tidak dapat diketahui dengan pasti apa kelebihan atau kekurangan dari masing-masing panel tersebut di atas.

Berdasarkan konstruksi rel bus, maka kubikel dapat dibedakan menjadi:
1. Kubikel dengan sistem rel di bawah
2. Kubikel dengan sistem rel di atas

Berdasarkan lokasi penempatannya, maka kubikel tegangan menengah dibedakan menjadi:
1. Indoor
2. Outdoor
Komponen utama kubikel tegangan menengah, terdiri dari:
1. PMT
2. Rel
3. Trafo Arus (CT)
4. Trafo Tegangan (PT)

Komponen pendukung kubikel tegangan menengah, terdiri dari:
1. Relay
2. Meter
3. Indikator
4. Kendali
5. Pemanas (heater)
6. Handel kubikel
7. Kabel Wiring (kabel pengkawatan)

Untuk dapat menjelaskan lebih lengkap dan detail. Tidak dapat dibahas secara keseluruhan. Anda harus melihat langsung dan praktik secara langsung dalam pengoperasiannya (jika diizinkan dengan kondisi tidak bertegangan) karena perlu memperhatikan keselamatan (K3) dalam pengoperasiannya. Tidak hanya memperhatikan keselamatan diri sendiri, namun juga harus memperhatikan keselamatan peralatan serta tempat kerja. Hal ini lah yang harus ditaati oleh para petugas pengoperasian kubikel. Karena tegangan yang mengalir dalam pengoperasiannya sebesar 20000 Volt atau hampir 100x lipat dari tegangan di rumah Anda yang lebih tepatnya sekitar 94x hingga 95x lipat.

Apabila Anda mengalami kecelakaan kerja dalam pengoperasiannya, sedikit tidaknya anda akan mengalami luka bakar dan fungsi organ yang telah mati akibat luka bakar tersebut, bahkan dapat menyebabkan kematian. Jadi, perlunya pengawasan dari para petugas yang profesional dalam hal ini untuk mengawasi mereka yang pemula dalam pengoperasiannya.