Kelas Ketelitian Untuk Trafo Arus Kelas Proteksi I

#1. Kelas P
Trafo arus atau CT (current transformer) yang memiliki batas ketelitian yang berdasarkan kesalahan komposit yang telah ditentukan dalam pengenal, seperti: 15VA, 10P20

Keterangan:
15 VA = pengenal beban atau dikenal dengan istilah burden pada transformator arus yang sebesar 15VA.
10 P = kelas proteksi, dengan kesalahan komposit 10% pada pengenal batas akurasi.
20 = Accuracy Limit Factor, yaitu batas ketelitian transformator arus hingga 20 kali dari arus pengenal.
Tabel: Kesalahan rasio serta pergeseran phasa transformator arus proteksi

#2. Kelas PR, PX, TPS, TPY, TPX, dan TPZ
Transformator arus yang telah memiliki sirkit dengan ataupun tanpa celah udara serta memiliki tipikal konstanta waktu sekunder, yang dikelompokkan dan dijelaskan sebagai berikut di bawah ini:

A. Kelas PR
Transformator arus yang nilainya sama dengan kelas proteksi (P), akan tetapi memiliki remanensi rendah.

B. Kelas PX
Transformator arus yang harus mempunyai kebocoran reaktansi rendah serta memiliki informasi khusus seperti rasio, tegangan knee point, secondary circuit resistance (RCT), dan arus eksitasi maksimum.

C. Kelas TPS
Transformator arus yang memiliki kebocoran fluksi rendah yang unjuk kerjanya telah ditentukan dari kurva magnetisasi atau V knee, arus magnetisasi, dan tahanan pada belitan sekunder. Tidak memiliki batasan dalam remanensi fluksi. Transformator arus TPS merupakan transformator arus tanpa adanya celah udara sehingga terdapat kebocoran fluksi yang kecil. Untuk tipe ini juga telah bersesuaian dengan Transformator Arus dengan kelas X sesuai British Standart 3938 di tahun 1973 yang telah direkomendasikan pada relay Differential.

D. Kelas TPY atau Anti Remanence Gapped Core
Transformator arus yang mempunyai batas ketelitian yang berdasarkan kesalahan nilai maksimum sesaat selama waktu kerja transien. Nilai remanensi fluksi tidak diizinkan melebihi 10% dari nilai kejenuhan atau saturasi. Transformator arus kelas TPY merupakan transformator arus yang mempunyai celah udara kecil atau pada inti trafo dengan nilai konstanta waktu sebesar 0.2 hingga 5 detik. Trafo arus untuk ini hampir sama dengan nilai transformator arus berjenis TPX akan tetapi transformasi komponen DC tidak sama nilai teliti transformator arus TPX.

- Kesalahan transien lebih besar ketika konstanta waktu yang kecil
- Faktor remenensi KR<0,1
- Transformator arus untuk jenis ini memiliki inti yang besar, sehingga berat dan mahal
- Cocok untuk segala jenis proteksi
- Toleransi konstanta waktu sekunder sebesar ± 20%, apabila Ts < 2 detik dan transformator arus dipakai untuk kebutuhan proteksi penghantar atau LP pada tegangan ekstra tinggi.