Hukum Maxwell

Siapa saja yang mempelajari medan elektromagnetik tentu saja mengenal hukum maxwell. Hukum Maxwell sebernarnya adalah gabungan dari 4 buah hukum, antara lain:
Berikut ini disebut hukum Gauss, yang bunyinya “Jumlah fluks listrik yang tembus tegak lurus oleh suatu permukaan tertutup sama dengan jumlah muatan listrik permukaan tersebut.”
Yang kedua ialah hukum Gauss pula, namun untuk medan magnet.
Artinya, garis-garis fluks magnet merupakan sebuah lintasan tertutup. Dengan arti lain, tidak ada muatan magnetik.
Yang ketiga adalah hukum Faraday, dengan rumusnya:
Makin banyak integralnya,, akan tetapi intinya hanya ingin berkata bahwa medan magnet yang berubah terhadap waktu dapat menghasilkan medan listrik. Mereka yang bekerja di pembangkit listrik pastinya sudah mengenal dengan hukum ini.
Berikutnya ialah hukum Ampere:
Yang berikut ini integralnya sedikit lebih banyak dari sebelumnya. Dimana, Ampere ini sebenernya cuma mau bilang kalau arus dapat menghasilkan medan magnet. Awalnya, integralnya cuma ada 2 bagian, namun Maxwell menambahkan 1 bagian lagi, yang bagian . Pada bagian ini namanya arus perpindahan. Maksudnya ialah medan listrik yang berubah terhadap waktu dapat menghasilkan medan magnet.
Jika medan magnet dapat menghasilkan medan listrik, kemudian medan listrik dapat menghasilkan medan magnet. Itu artinya, kedua medan ini dapat merambat. Ini yang disebut dengan gelombang elektromagnetik. Jadi dari sinilah pentingnya arus perpindahan Maxwell tersebut, Maxwell dapat menggabungkan 4 hukum di atas. Selain dari itu, ditemukan pula fakta bahwa kecepatan gelombang elektromagnetik sama dengan kecepatan cahaya.